Wecarejatim.com, Sampang – Persatuan Jurnalis Sampang terus mendorong mewujudkan pilkada yang damai. Hal itu bisa terlaksana dengan terus menggelorakan literasi edukatif.
“Tanggal 3-10 September 2024 kita sudah melaksanakan rangkaian HUT ke-PJS, dan memang sengaja kita ketengahkan tema soal literasi dan pilkada yang damai,” ujar Ketua PJS, Faris Reza Malik.
Kata Faris, saat rapat kerja di Yogyakarta, para pengurus PJS menyepakati empat program kerja selama satu tahun.
Pertama, program literasi dan melek media yang menyasar sekolah, pesantren, dan masyarakat desa.
Kedua, pelatihan peningkatan kapasitas anggota dan pengurus PJS, baik berupa pelatihan kepenulisan atau keikutsertaan dalam Uji Komptensi Wartawan (UKW).
Ketiga, program sosial berupa santunan yang sudah menjadi agenda wajib setiap tahun. Keempat, workshop atau seminar tentang tangkal hoax dan ajakan mewujudkan pilkada damai.
“Pilkada damai ini akan sulit terwujud manakala masyarakat masih mudah termakan informasi bohong,” urainya.
Untuk itu, dalam waktu dekat, pihaknya bakal mengagendakan program melek media ke masyarakat dengan menggandeng pemerintah desa setempat, pengawas pemilu di tingkat kecamatan hingga desa, dan juga seluruh stake holder lainnya.
“Misinya adalah menggelorakan semangat literasi, sebab dengan hal itu, masyarakat akan mudah membedakan mana informasi bohong dan mana yang fakta,” katanya.
Faris ingin para pengurus PJS menjadi pioner dalam memerangi hoax menjelang pilkada serentak, serta memerangi informasi-informasi yang mengarah pada ujaran kebencian.
“Mari hadapi pilkada dengan suka cita, sebab tiada kontestasi yang bisa ditukar dengan rasa persaudaraan,” pungkas Faris.








