Wecarejatim.com, Surabaya – Puluhan pesilat terlibat bentrok dengan warga di Jalan Jeruk, Kelurahan Jeruk, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, pada Selasa (6/8/2025) malam.
Insiden terjadi sekitar pukul 23.15 WIB, saat warga tengah menggelar kerja bakti menjelang peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80.
Bentrok tersebut sempat terekam warga dan videonya viral di media sosial. Dalam unggahan itu, peristiwa disebut sebagai tawuran antar-pesilat. Namun, kepolisian memastikan bahwa bentrok terjadi antara pesilat dan warga.
“Bukan antar pesilat. Ini dengan warga yang menggelar kerja bakti,” ujar Kapolsek Lakarsantri, AKP Sandi Putra, Rabu (6/8/2025).
Kapolsek menjelaskan bahwa para pesilat itu diketahui baru pulang dari sebuah pengajian di wilayah Menganti, Gresik. Saat melintas di kawasan Jeruk, mereka terlibat cekcok dengan warga yang sedang mengecat jalan sebagai bagian dari persiapan Agustusan.
“Saat di lokasi mereka terlibat cekcok dan saling lempar. Belum diketahui pasti penyebabnya,” jelas Sandi.
Bentrokan berlangsung cukup intens, dengan kedua pihak terlibat aksi saling lempar batu dan kayu. Beberapa kendaraan yang terparkir terkena lemparan, namun kerusakan disebut tidak parah.
“Tidak ada korban luka maupun jiwa. Mobil yang terkena lemparan juga tidak rusak parah,” kata Sandi.
Petugas Polsek Lakarsantri yang segera tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan membubarkan massa. Situasi akhirnya kembali kondusif tak lama setelah aparat datang.
“Saat kita datang mereka membubarkan diri dan situasi kembali kondusif,” pungkas Kapolsek.
Sementara itu, polisi masih menyelidiki penyebab bentrokan dan mengimbau seluruh pihak agar menahan diri demi menjaga keamanan dan kenyamanan warga menjelang perayaan kemerdekaan.











