Bupati Pasuruan Sidak Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan, Soroti Kebersihan dan Ketertiban Pedagang

35 dilihat
11909 68c7d9e24ab44
CREATOR: gd-jpeg v1.0 (using IJG JPEG v62), quality = 90?
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Pasuruan – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menegaskan Pasar Wisata Cheng Hoo Pandaan harus bersih, nyaman, dan tertib. Hal itu disampaikan saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar tersebut, Senin (15/9/2025).

Dalam sidak, Mas Rusdi—sapaan akrabnya—menilai masih banyak kekurangan yang perlu segera dibenahi. Salah satunya soal kebersihan. Ia melihat sampah masih berserakan, mulai dari pintu masuk hingga depan kios pedagang.

“Tadi saya lihat kamar mandinya sudah bersih. Tapi kawasannya belum. Masih banyak sampah berserakan dan ini jadi pemandangan kurang sedap. Meski ada beberapa titik yang memang menunggu revitalisasi,” ujarnya.

Rusdi mengingatkan, citra Pasar Wisata Cheng Hoo harus tetap terjaga. Pasar yang sudah populer sebagai destinasi oleh-oleh itu jangan sampai dinilai buruk oleh wisatawan.

“Marketing terbaik itu kesan pengunjung. Kalau bersih dan nyaman, mereka pasti akan cerita hal baik tentang pasar ini,” tegasnya.

Selain kebersihan, ketertiban pedagang juga disorot. Menurutnya, pengelolaan pasar harus adil dan sesuai aturan. Ia menekankan penyewa kios wajib memiliki hak dan tanggung jawab yang sama.

Pasar Cheng Hoo, kata Rusdi, termasuk dalam proyeksi revitalisasi besar-besaran yang akan dimulai tahun depan. Saat ini proses Detail Engineering Design (DED) sedang berjalan.

“Efek domino pasar ini besar karena menggerakkan UMKM dan ekonomi sekitar. Maka pengelola harus inovatif, semua pedagang wajib taat aturan. Kalau tidak, akan kami evaluasi,” tambahnya.

Bupati juga memastikan pekan depan akan kembali turun untuk mengecek hasil penataan, termasuk kebersihan, parkir, hingga kios yang dinilai tidak representatif.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Pasuruan, Mita Kristiani menyatakan siap menindaklanjuti arahan Bupati.

“Ada beberapa pekerjaan rumah yang harus ditata, mulai dari parkir, ukuran kios, hingga peningkatan SDM. Kami juga sedang menyiapkan pola arus wisatawan agar semua pedagang mendapat kunjungan,” jelasnya.

Pos Terkait

Pos Terkait