Surabaya, wecarejatim.com – Kabar duka wafatnya Ketua DPRD Kota Surabaya sekaligus tokoh PDI Perjuangan Jawa Timur, Dominikus Adi Sutarwijono, meninggalkan kesedihan mendalam bagi banyak pihak. Salah satu ungkapan duka datang dari Fuad Benardi, putra sulung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dan Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur.
Melalui unggahan di media sosial, Fuad Benardi membagikan sebuah gambar kolase kenangan almarhum Dominikus Adi Sutarwijono dengan narasi penuh penghormatan dan cinta. Dalam unggahan tersebut, Fuad menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas sosok yang ia anggap sebagai figur keluarga, sahabat, sekaligus panutan.
Tulisan dalam gambar tersebut bermakna ungkapan perpisahan dan penghormatan terakhir, yang jika diartikan dalam Bahasa Indonesia berbunyi:
“Orang yang kami cintai. 4 Agustus 1968 – Februari 2026. Suami, ayah, saudara, sahabat, dan bagi siapa pun yang mengenalnya. Dominikus Adi Sutarwijono akan selalu kami kenang dalam pikiran dan hati. Terima kasih atas segalanya dan atas semua yang telah engkau ajarkan kepada kami. Surga adalah tempatmu sekarang. Engkau menang.”
Fuad Benardi menyebut almarhum sebagai sosok yang sederhana, setia pada perjuangan rakyat, serta konsisten memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan dan keadilan sosial. Ia juga menegaskan bahwa dedikasi dan keteladanan Dominikus Adi Sutarwijono akan terus hidup dan menjadi inspirasi, khususnya bagi generasi muda kader PDI Perjuangan.
Unggahan tersebut mendapat respons luas dari masyarakat, kader partai, dan tokoh politik yang turut menyampaikan belasungkawa serta doa terbaik bagi almarhum.
Kepergian Dominikus Adi Sutarwijono menjadi kehilangan besar bagi Surabaya dan Jawa Timur. Namun, warisan perjuangan, pengabdian, dan nilai-nilai yang ia tanamkan akan terus dikenang.







