Hoaks Soal Begal, DPRD Pamekasan Minta Polisi Gencar Sosialisi ke Masyarakat

Wecarejatim.com, Pamekasan –  Anggota DPRD Pamekasan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, Samsuri, mendesak agar kepolisian memasifkan sosialisasi soal hoaks begal di wilayah hukum Pamekasan.

Pasalnya, sejak peristiwa pencurian dengan kekerasan di Kecamatan Pademawu beberapa hari lalu, masyarakat di Kabupaten Pamekasan juga heboh dengan isu begal yang tersebar melalui pesan berantai group whatsaap.

“Hoaks soal begal ini memang meresahkan, karena masyarakat banyak panik,” kata Samsuri.

Selain itu, Ia berharap aparat bisa turun tangan dengan intens menjaga di area area yang rawan dengan kejadian tindak kriminal.

“Masyarakat juga harusnya jangan langsung menyebarkan info begitu saja, laporkan dulu ke aparat, agar nanti bisa langsung ditangani,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Pamekasan AKBP Rogib Triyanto mengimbau masyarakat agar tidak termakan berita hoax tentang perampokan dan pembegalan yang beredar melalui aplikasi WhatsApp.

Imbauan tersebut menyikapi beredarnya informasi tentang dugaan adanya perampokan dan pembegalan di Kabupaten Pamekasan yang membuat banyak masyarakat merasa resah dan ketakutan.

AKBP Rogip meminta masyarakat tidak usah resah dan takut. Sebab tanpa diminta, pihaknya setiap hari sudah melakukan tugas dan kewajibannya sebagai pelindung rakyat.

“Kami setiap hari baik dari Polres maupun Polsek, siang dan malam sudah melaksanakan patroli dan menyisir baik ke tempat-tempat keramaian, tempat sepi, ke desa-desa, dan tempat-tempat yang rawan akan adanya kejahatan,” terangnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *