SumenepMaduraPendidikan

Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Dorong Ekonomi Warga Desa Pakandangan Tengah Melalui Program Kosabangsa 2024

×

Inovasi Teknologi dan Digitalisasi Dorong Ekonomi Warga Desa Pakandangan Tengah Melalui Program Kosabangsa 2024

Sebarkan artikel ini
IMG 20241113 WA0014

Wecarejatim.com,Sumenep – Program Kosabangsa Tahun 2024, yang didanai oleh Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) di bawah Ditjen Dikti Kemdikbudristek, resmi diluncurkan di Desa Pakandangan Tengah, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep. Program ini bertujuan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat desa melalui inovasi teknologi dan digitalisasi.

Mengusung tema “Penguatan Perekonomian Berbasis Penerapan Teknologi Mesin Pelorot Malam dan Digitalisasi Koperasi Batik Tulis Masyarakat Miskin Ekstrem di Desa Pakandangan Tengah Kabupaten Sumenep,” program ini dilaksanakan oleh Tim Pelaksana dari Universitas Wiraraja, berkolaborasi dengan Tim Pendamping dari Universitas Narotama Surabaya, sesuai dengan Kontrak Nomor 116/LPPM/PP-04/E.02/UNIJA/IX/2024.

Dalam program ini, Tim Universitas Wiraraja dipimpin oleh Ir. Purwati Ratna Wahyuni, M.MA., bersama Moh. Baqir Ainun, S.E., M.A., dan Evi Dwi Hastri, S.H., M.H., CPM. Sementara, Tim dari Universitas Narotama Surabaya beranggotakan Dr. Joko Suyono, SE., MM., Ph.D., Dr. Sengguruh Nilowardono, S.E., M.Si., dan Eman Setiawan, S.Kom., M.M.

Peluncuran ini bertujuan memfasilitasi pelaku usaha batik tulis dalam memanfaatkan teknologi Mesin Pelorot Malam serta digitalisasi koperasi untuk memperkuat daya saing produk dan memperbaiki taraf ekonomi warga desa. Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas produksi batik tulis lokal dan memperluas akses pemasaran melalui platform digital.

Ketua pelaksana program Kosabangsa Purwati Ratna Wahyuni, menyampaikan harapannya agar dengan penerapan teknologi dan digitalisasi ini, Desa Pakandangan Tengah dapat menjadi percontohan pengembangan industri batik khususnya Batik Tulis Madura yang berbasis teknologi dan inovasi.

“Dengan adanya program ini, kami berharap para pengrajin batik di Desa Pakandangan Tengah dapat terus berkembang dan bersaing di pasar yang lebih luas, serta meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan,” ujarnya.

Program Kosabangsa ini merupakan bagian dari komitmen Ditjen Dikti dalam mendukung peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat, khususnya dalam penerapan inovasi yang relevan dengan kebutuhan lokal.