Kondisi Mental Pemain Arema FC Usai Tragedi Kanjuruhan

Wecare Jatim- Tragedi Kanjuruhan menjadi duka sepakbola Indonesia dan dunia. Para pemain Arema FC pun terpukul dan coba menguatkan mental.

Dilansir dari DetikJatim.com, Selasa (25/10/2022), Jumat kemarin (21/10), menjadi momen awal pemain Arema FC kembali ke lapangan hijau pasca pertandingan terakhir melawan Persebaya pada Sabtu (1/10) lalu.

Keberadaan pilar Singo Edan di Lapangan Tirtomoyo, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pagi itu bukan semata murni untuk latihan.

Namun, hal ini merupakan tahapan yang dilakukan psikolog dari Universitas Indonesia untuk memulihkan mental dan psikis para pemain usai Tragedi Kanjuruhan.

Berkumpulnya para pemai Arema FC di lapangan, memang belum semuanya fokus 100 persen. Terkesan masih ada beban trauma dan kesedihan ketika mereka kembali bertemu dengan lapangan hijau. Kondisi ini juga terpotret pada pemain lokal maupun asing.

Mengutip dari DetikJatim.com, Selasa (25/10/2022), Javier pelatih Arema Fc mengaku upaya pemulihan mental anak asuhnya ini diperkirakan berlangsung sampai dua pekan mendatang, dengan pendampingan penuh oleh psikolog yang dihadirkan oleh manajemen Arema FC.

Selama proses berjalan, Javier belum akan memberikan materi latihan secara spesifik bagi Johan Alfarizi dkk seperti sebelum Tragedi Kanjuruhan terjadi di malam 1 Oktober 2022 lalu.

Sumber : DetikJatim.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *