RegionalPolitik

KPU Target Partisipasi Pemilih Pilkada Madiun Hingga 78 Persen

×

KPU Target Partisipasi Pemilih Pilkada Madiun Hingga 78 Persen

Sebarkan artikel ini
IMG 20240418 184807 1

Wecarejatim.com, Madiun – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Madiun menyatakan optimisme tinggi dalam mencapai target partisipasi masyarakat di atas 78 persen pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur serta Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Madiun yang akan digelar tahun 2024.

Hal tersebut disampaikan oleh Komisioner Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih, SDM, dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) KPU Kota Madiun, Fi’ikrisna Setiawan, dalam acara media gathering di Next Door Cafe Aston Madiun, Minggu (10/11/2024).

Fi’ikrisna menyebut bahwa KPU Kota Madiun akan fokus pada berbagai strategi sosialisasi, terutama untuk menjangkau pemilih pemula dan generasi muda, khususnya dari kalangan generasi Z. Ia menekankan pentingnya peran media dalam menyebarkan informasi yang akurat dan membangun kesadaran politik di kalangan masyarakat.

“Target kami minimal 78% partisipasi pemilih, dan kami optimis bisa mempertahankan bahkan meningkatkan angka tersebut. Kami fokus menjangkau pemilih muda dengan memanfaatkan media sosial sebagai sarana sosialisasi yang efektif,” ujar Fi’ikrisna.

Lebih lanjut, Fi’ikrisna menjelaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan partisipasi melalui berbagai program edukasi dan kampanye, termasuk penyebaran informasi melalui media massa dan diskusi publik. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara KPU dan media dalam menciptakan Pilkada yang lancar dan partisipatif.

“Kami berharap kolaborasi dengan media ini dapat memperkuat sosialisasi dan mendorong partisipasi masyarakat lebih luas. Media memiliki peran strategis sebagai sumber informasi terpercaya yang dapat membantu masyarakat memahami pentingnya berpartisipasi dalam Pilkada,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, mantan Komisioner KPU Kota Madiun, Rokhani Hidayat, yang menjadi narasumber dalam acara tersebut, menekankan peran penting media sebagai pilar keempat demokrasi. Menurutnya, media dapat berfungsi sebagai pengawas proses demokrasi (watchdog) sekaligus sebagai fasilitator diskusi publik.

“Media harus menjadi jembatan informasi yang mendorong kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam Pilkada. Dengan informasi yang tepat dan akurat, media bisa membantu meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi,” kata Rokhani.

Dengan berbagai upaya yang telah direncanakan, KPU Kota Madiun berharap Pilkada 2024 dapat berjalan dengan sukses, partisipatif, dan sesuai dengan prinsip demokrasi yang transparan serta akuntabel.