Wecarejatim.com, Bangkalan – Cara unik warga menyampaikan kritik kepada pemerintah kembali mencuri perhatian publik. Seorang pemuda di Kabupaten Bangkalan, Madura, meluapkan kekecewaannya terhadap kondisi infrastruktur dengan memancing di jalan berlubang yang tergenang air, sebagai bentuk sindiran keras kepada Pemerintah Kabupaten Bangkalan.
Aksi tersebut terekam dalam sebuah video yang diunggah akun TikTok @DutaFYP pada Kamis (14/1/2026). Dalam video itu, pemuda berkacamata hitam terlihat santai memegang joran pancing di tengah jalan rusak yang menyerupai kubangan.
Video tersebut diduga berlokasi di ruas jalan desa Besel arah utara Kecamatan Buneh, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.
“Jalan Bangkalan Madura nih bos❓❗Tag bupatinya lur 🤌,” tulis pengunggah video tersebut, menyiratkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah yang dinilai tak kunjung bertindak.
Berbeda dari aksi protes pada umumnya seperti demonstrasi, sweeping jalan, atau pembakaran ban, pemuda ini memilih cara satir untuk menyuarakan keresahan warga. Aksi “memancing di jalan rusak” itu pun menuai beragam komentar dari warganet.
“Info spot kayak enak ini,” tulis salah satu warga dengan nada menyindir kondisi jalan yang dinilai semakin tak layak dilalui.
Aksi tersebut disebut mewakili kegelisahan warga setempat yang selama ini harus bertahan dengan kondisi jalan rusak parah dan berlubang, bahkan tergenang air saat hujan.
Pemuda itu secara simbolik mengekspresikan kemarahannya kepada anggota DPRD dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bangkalan yang dianggap belum serius menangani persoalan infrastruktur dasar.
Hingga kini belum diketahui secara pasti sejak kapan jalan tersebut rusak. Namun, kondisi yang terekam dalam video menunjukkan kerusakan cukup parah dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua.
Aksi ini sekaligus menjadi tamparan bagi Pemkab Bangkalan, mengingat jalan desa merupakan urat nadi perekonomian dan mobilitas warga. Ketika kritik disampaikan dengan cara ekstrem dan satir, hal itu mencerminkan kekecewaan mendalam masyarakat terhadap lambannya respon pemerintah daerah.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemkab Bangkalan, baik dari Dinas PU maupun pemerintah desa setempat, terkait rencana perbaikan jalan yang diprotes warga tersebut.








