Mbah Kholil Belum Dianugerahkan Pahlawan Nasional, Syafiuddin Asmoro: Fraksi PKB Segera ke Belanda Lengkapi Catatan Sejarah

Anggota DPR RI Fraksi PKB Dapil Madura, Syafiuddin Asmoro saat memberikan sambutan dalam seminar kebangsaan di Pondok Pesantren Syaichona Moh. Cholil Bangkalan, Foto:Istimewa

Wecarejatim.com, Bangkalan – Anggota DPR RI dari Dapil XI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) H. Syafiudin Asmoro terus mengawal proses penganugerahan Syaichona Moh. Cholil atau Mbah Cholil Bangkalan sebagai Pahlawan Nasional.

Hal itu ia sampaikan saat menghadiri acara seminar kebangsaan dan diskusi dengan tema “Jas Hijau yang disingkat dengan sekali kali lupakan jasa para ulama” yang digelar di Aula Ponpes Syaichona Moh. Cholil oleh BEM KM Stais pada Jumat 4 Oktober 2022.

“Kalau Bung Karno pernah penyampaikan Jas Merah yang artinya jangan lupakan sejarah maka kita punya istilah yang sangat membanggakan yaitu Jangan lupakan Jas Hijau, Jangan lupakan jasa jasa ulama,” ungkap Abah Syafie saat menyanpaikan sambutan, Sabtu (5/11/2022).

Ketua DPC PKB Bangkalan itu berujar bahwa Fraksi PKB berencana akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Belanda tahun depan untuk menkonfirmasi ke salah satu museum di negara tersebut tentang sejarah Syaichona. Sejarah tentang catatan perjuangan para ulama  termasuk Syaichona untuk kemerdekaan Indonesia tercatat di museum Belanda.

“Kalau PKB telah diinstruksikan oleh Ketum (Muhaimin Iskandar) akan melakukan kujungan kenegaraan ke Belanda untuk melengkapi sejarah yang terkait dengan Syaichona Cholil, kita sudah sepakat segera ke Belanda menurut informasi disana banyak catatan sejarah bahkan ada foto yang aslinya,”ujar dia.

Oleh seba itu ia berharap, Penganugerahan Syaichona Kholil Bangkalan sebagai Pahlawan Nasional akan segera terwujud minimal tahun 2023. Ia juga berjanji akan terus mendorong gelar Pahlwan itu terhadap Syaichona sebab dari beberapa syarat yang telah diajukan semua catatan itu telah terpenuhi. “Mudah mudahan tahun depanlah bisa terwujud,”katanya.

Tahun ini, Pemerintah Indonesia melalui ketua Dewan Gelar dan Tanda Tanda Kehormatan Mahfud MD telah merilis 5 tokoh yang mendapat anugerah sebagai Pahlwan Nasional. Semementara Syaichona Cholil Bangkalan tidak ada dalam 5 tokoh yang dirilis dalam kesempatan tersebut.

“Kita belum faham juga alasan dari Presiden namun kita menghargai juga keputusannya, mudah mudahan ya Insyaallah mungkin tahun depan bisa segera terwujud, kita dari Fraksi PKB akan terus mendorong Syaichona Cholil, karena santri santri sudah dapat gelar Pahlwan juga,”ungkap dia. (Irul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *