Wecarejatim.com, Jember – Remaja perempuan berinisial di Jember diduga jadi korban pelecehan salah satu driver ojek online (ojol). Peristiwa itu terjadi Senin sore (20/01/2025) lalu.
Korban yang masih berstatus siswa di salah satu SMA di Kabupaten Jember itu hendak pulang kerumah menggunakan layanan aplikasi ojol.
Kemudian saat dalam perjalanan pulang, driver ojol itu melecehkan korban di tengah perjalan.
“Anak saya pesan ojol dari rumah temannya, namun rute yang dilalui tidak sesuai aplikasi,” ujar orang tua korban menceritakan apa yang dialami anaknya saat di Mapolres Jember Kamis (23/1/2025).
Dari kejadian tersebut, orang tua korban melaporkan dugaan tindak pelecehan yang dialami putrinya ke Unit PPA Satreskrim Polres Jember. Bahkan dirinya juga mengatakan, bahwa anaknya tersebut mengalami trauma.
“Karena berhubung dia masih sekolah, tidak berani cerita. Dia bilang mau ke Polres, tapi akhirnya dia cerita (ke saya) atas tindakan yang dia alami,” ujar orang tua korban.
“Identitas dari si ojek online ini atau drivernya, saya sudah tahu. Karena tercantum di situ ada bekas orderan aplikasi atas nama Y. Sampai saat ini saya menunggu perkembangan dari Polres Jember,” sambungnya.
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Angga Riatma mengatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
“Laporannya sudah kami terima, namun kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. Selanjutnya akan kami informasikan lebih lanjut setelah tahap lidik selesai,” ujarnya saat dikonfirmasi.











