News

Pemkot Surabaya Fokus Tangani Masalah Banjir

×

Pemkot Surabaya Fokus Tangani Masalah Banjir

Sebarkan artikel ini
3pzjfze47thjsop scaled

Wecarejatim.com, Surabaya – Pemkot Surabaya fokus menangani masalah banjir dengan memperbaiki sistem drainase. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko genangan di berbagai wilayah, termasuk Kelurahan Petemon.

PJs Wali Kota Surabaya, Restu Novi Widiani, meninjau langsung pembangunan saluran di Jalan Simo Kwagean dan Petemon V. Restu Novi memastikan proyek ini dipercepat agar segera selesai sebelum musim hujan tiba.

Saat meninjau, Restu Novi berdialog dengan warga terkait progres pembangunan. Ia menegaskan, Pemkot berkomitmen mempercepat penyelesaian guna mengurangi dampak banjir.

“Percepatan pembangunan drainase ini menjadi prioritas. Kami pastikan pengerjaan selesai tepat waktu,” ujar Restu Novi. Menurutnya, kawasan Petemon kerap banjir saat hujan deras, sehingga pembangunan harus tuntas sebelum akhir November 2024.

Restu Novi menjelaskan, pengerjaan saluran di Petemon melibatkan kerjasama banyak pihak. Masyarakat juga diminta mendukung karena proyek drainase ini saling terkoneksi di beberapa titik.

“Warga bertanya kenapa saluran dibongkar lagi. Ini penting karena semua saluran terhubung dan harus diperbaiki serentak,” jelasnya, Rabu (30/10/2024). Pembangunan ini juga diharapkan memperbaiki estetika lingkungan.

Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya menambah tenaga kerja dan memperpanjang waktu pekerjaan. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan saluran rampung sebelum musim penghujan.

“Akhir November 2024, kawasan Petemon akan bebas genangan. Setelah itu, akan ada koordinasi dengan PLN terkait penataan tiang listrik,” tambah Restu Novi. Hal ini penting untuk menjaga estetika lingkungan setelah proyek rampung.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya, Windo Gusman Prasetyo, menjelaskan, setiap tahun kawasan Petemon terdampak banjir. Jalan-jalan seperti Simo Kwagean dan Petemon Barat menjadi titik genangan saat hujan.

“Kami mengikuti arahan Wali Kota Eri Cahyadi. Sistem drainase baru sedang dibangun di Petemon untuk atasi banjir,” ujar Windo. Drainase baru ini dibangun mulai dari Sungai Greges hingga Jalan Petemon Kali.

Proyek drainase juga mencakup pembangunan saluran di Jalan Petemon I-V dan Jalan Petemon Barat hingga Kinibalu. Upaya ini diharapkan mengurangi genangan di seluruh Kelurahan Petemon.

“Tahun lalu, Rumah Pompa Bukit Barisan sudah dibangun. Nantinya, saluran dari Petemon akan dialirkan ke sana,” jelas Windo. Harapannya, sistem ini akan mengurangi genangan di kawasan Petemon.

Windo juga mengungkapkan bahwa pembangunan drainase di Petemon dimulai Juni 2024. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir November 2024.

Panjang saluran di Jalan Simo Kwagean mencapai 750 meter, sedangkan di Jalan Petemon Barat hingga Tokala sepanjang 990 meter. Proyek ini melibatkan pemasangan ratusan box culvert untuk memperlancar aliran air.

Dengan selesainya sistem drainase baru, Windo berharap masyarakat menjaga lingkungan dengan tidak membuang sampah sembarangan. Aliran air akan lebih lancar jika saluran bebas hambatan.

“Partisipasi warga sangat penting dalam menjaga kebersihan saluran air. Kerja bakti perlu dilakukan untuk menghindari endapan sedimen,” tutup Windo.