Pendakian Gunung Lawu Via Cemoro Sewu Dibuka Kembali

90 dilihat
IMG 6017
A-AA+A++

Wecarejatim.com- Setelah dua bulan lebih ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Sewu yang berada di perbatasan Jawa Timur dan Jawa Tengah tepatnya pada Desa Ngancar Kecamatan Plaosan Kabupaten Magetan mulai dibuka kembali untuk umum pada Senin (20/11/2023) petang.

Menurut Wakil ADM Perhutanin BKPH Lawu DS, Yudiyono, selain sudah aman dari karhutla, penutupan dalam waktu lama berimbas kepada terhentinya perekonomian warga sekitar yang mengandalkan penghasilannya dari kujungan wisatawan terutama pa pendaki.

“Untuk itu hari ini kita buka kembali untuk umum ya. Mudah mudahan dengan kembali dibukanya Cemoro Sewu ekonomi warga sekitar kembali bergeliat,” kata Yudiyono.

Kemudian, lanjutnya, setelah kebakaran dinyatakan reda dan padam. Pihaknya bersama steakhol terkait melakukak metigasi dan di jalur jalur pendakian. Dan dinyatakan aman untuk didaki.

Menurut Budiyono, penting untuk ditaati para pendaki nantinya untuk tidak merusak atau melanggar. Jangan sampai keluar jalur yang sudah ditandai bila keluar akan membahayakan diri sendiri.

“Jangan sampai keluar jalur ya, karena terdapat jurang menganga semak dan tegakan sebelumya terbakar jadi hilang pembatasnya. Kemudian untuk keamanan tambahan kita juga tempatkan beberapa petugas untuk berjaga jaga,” jelasnya.

Terbanyak tanda larang dan police line dipasang pada jalur jalur ektrim. Seperti pada pos II, pos III dan pos IV, sepanjang jalur ini telah selesai dipasangi garis pengaman dan tanda larangan.

Yudiyono menambahkan, dalam waktu dekat gunung Lawu via Cemoro Sewu di Magetan bisa didaki wisatawan 24 jam penuh. Pihaknya saat ini juga menyiapkan pembelian tiket secara online dan saat ini tengah dikaji.

“Kabar gembiranya dalam waktu dekat bisa didaki 24 jam. Kami akan terapkan pembelain tiket secara online nantinya. Selama ini kecenderungan pendaki naik malam hari jadi akan kita tambah petugas agar bisa didaki 24 penuh ya,” paparnya.

Terakhir, pihak pengelola berharap paska dibukanya kembali pendakian gunung Lawu via Cemorosewu ini perekonomian warga kembali normal.

“Bagi para pendaki untuk menaati peraturan yang ada, kemudian tidak melanggar aturan dan larangan serta membuang sampah sembarangan. Dilarang melakukan pendakian solo,” pungkasnya.

Sumber:IDNtimescom//Redaksi