Wecare Jatim- Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kabupaten Tuban hingga kini masih terus terjadi. Bahkan, dalam 10 hari terakhir ini tercatat sedikitnya ada 12 ekor sapi milik warga Dusun Koro, Desa Pongpongan, Kecamatan Merakurak, Tuban mati. Tak hanya itu, sebanyak 50 ekor sapi lainnya juga dilaporkan mengalami sakit.
Sekretaris Daeah Tuban, Budi Wiyana mengatakan, kasus PMK yang terjadi di Tuban diakuinya tidak meningkat meski dalam satu desa telah terjadi kematian belasan dan 50 ekor sapi sakit. Pemkab, kata dia, juga tidak tinggal diam untuk terus berupaya menanggulangi penyebaran penyakit PMK.
Budi mengatakan, jika ada masyarakat yang beranggapan jika pemerintah tidak sigap dalam menanggulangi penyebaran penyakit ini itu tidaklah benar.
Pemerintah Tuban justru telah melakukan beberapa upaya penanggulangan dengan melakukan sosialisasi serta meneliti jenis penyakit PMK sekarang.
“Bukan karena lambat, tapi jenis penyakit ini beda dengan PMK yang kemarin, tentu penanganan pun juga beda. Jadi kalau Pemkab melakukan pembiaran itu gak benar,” jelas Budi.
Sumber:IDNtimes.com//Redaksi








