Pesisir Pulau Mandangin Dipenuhi Sampah, Tokoh Pemuda Minta Pemkab Sediakan TPA

Wecarejatim.com, Sampang – Warga Pulau Mandangin dibuat resah dengan keberadaan sampah di sebagian besar pesisir pantai. Hampir di setiap sudut pulau tersebut dipenuhi sampah yang berserakan dan terkesan tanpa ada penanganan serius oleh pemerintah desa maupun daerah.

Hal itu diutarakan salah tokoh pemuda Pulau Mandangin, Lukman Hakim. Menurutnya, kondisi sampah di Pulau Mandangin sangat memprihatinkan, lantaran keberadaan sampah setiap tahunnya semakin menumpuk seiring bertambahnya kepadatan penduduk pulau mandangin yang jumlahnya sudah mencapai belasan ribu jiwa.

Lukman yang juga sebagai ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menyebut, sampah yang ada di pulau mandangin merupakan sampah lokal ( sampah yang berasal dari warga mandangin) dan non lokal ( sampah yang datang dari desa lain, yang mengikuti alur air laut).

“Sampah di Pulau Mandangin itu tidak utuh dari masyarakat Mandangin, maksudnya sampah yang dari luar pulau mandangin yang dibuang ke laut akan terdampar atau hanyut ke Mandangin ketika tiba musim angin disertai arus laut yang deras ” tegasnya

Meskipun sudah ada bak sampah untuk meminimalisir terjadinya penumpukan sampah tersebut, fasilitas itu dinilai masih kurang maksimal karena di Pulau Mandangin tidak tersedia tempat pembuangan akhir sampah terpusat. Pasalnya, ketika musim angin tiba, sampah di Mandangin banyak yang berterbangan dan menimbulkan bau busuk menyengat.

“Memang sudah ada petugas kebersihan dari DLH, tapi masih kurang maksimal karena tidak ada pengelolaan sampah yang serius. Sebab tidak mungkin warga Mandangin akan membuang sampah ke luar pulau, sehingga perlu adanya edukasi dan inovasi oleh pemerintah,” ungkapnya kepada awak media.

Pemuda asli Pulau Mandangin ini berharap kepada pemerintah desa atau pemkab Sampang, adanya terobosan penanganan sampah hingga ke pengelolaan sampah. Sebab menurutnya, hingga saat ini penanganan sampah di Pulau Mandangin dinilainya kurang maksimal lantaran masih belum ada Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang terpusat serta optimalisasi pengelolaan sampah untuk dijadikan barang-barang bernilai ekonomis.

“Kami berharap Pemerintah Daerah khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sampang untuk maksimal menangani masalah sampah di kabupaten Sampang,” terangnya.

Dia juga berharap berharap Pemkab Sampang melalui dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Disporabudpar selaku OPD yang menangani pariwisata harus ada terobosan baru sebelum mandangin ini di jadikan destinasi desa wisata, untuk saling berkolaborasi dan bergerak bersama demi mewujudkan Sampang sehat, Sampang bersih.

“Saya minta Pemkab Sampang lebih peka dalam menangani persoalan sampah di pulau mandangin, ” harapnya. (Jauzi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *