Sepanjang 2023 Dinas KBP3A Bangkalan Berhasil Turunkan Stunting Menjadi 10,2 Persen

101 dilihat
IMG 20240701 WA0010
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Bangkalan – Penurunan pesat angka stunting di Bangkalan layak di apresiasi. Pasalnya Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KBP3A) Bangkalan berhasil menurunkan secara pesat angka stunting yang terbilang tinggi pada tahun 2022 tersebut.

Sebelumnya, Bangkalan berhasil meraih penghargaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) atas pencapaian penurunan stunting sepanjang 2023.

Kadis KBP3A Bangkalan, Sudiyo menyampaikan, bahwa angka stunting di Bangkalan hingga akhir 2022 terdata sebesar 26,2 persen, sedangkan pada tahun 2023 turun menjadi 10,2 persen.

“Kini kita bertengger di lima terbaik angka stunting terendah se Jatim,” tuturnya, Senin (1/7/2024).

Pihaknya akan terus berupaya agar angka stunting tidak meningkat. Angka 10,2 persen merupakan pencapaian luar biasa dari KBP3A Bangkalan, karena target dari WHO 14 persen.

“Kita masih jauh dibawah rata-rata Jatim, di Jatim ini di angka sekitar 17 persen. Jadi ini harus kita pertahankan dan lebih bagus lagi kita turun lagi,” jelasnya.

Sudiyo menambahkan, bahwa ada dua cara untuk penanganan stunting, yakni intervensi nyata dan perubahan perilaku dari masyarakat. Pasalnya di Bangkalan pernikahan dini masih banyak, jadi resiko stunting juga terbilang tinggi.

“Di Dinas KBP3A Bangkalan memiliki 817 tim yang menyebar di seluruh desa, khusus pendampingan untuk keluarga yang beresiko stunting. Karena kami tidak mau ada bayi – bayi stunting baru,” pungkasnya. (RM/)

Pos Terkait

Pos Terkait