Wecarejatim.com, Situbondo – Pemerintah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan), Jawa Timur, berkolaborasi dengan kepolisian setempat menyisir lahan yang tidak terpakai untuk dikelola.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (Dispertangan) Kabupaten Situbondo, Dadang Aries Bintoro mengatakan, lahan yang tidak terpakai sedang diinventarisir untuk mendukung percepatan swasembada pangan.
“Kami mulai melakukan pendataan dan lahan tidur untuk mengidentifikasi ketersediaan lahan yang dapat dimanfaatkan untuk produksi tanaman pangan,” ujarnya kepada RRI, Jumat (8/11/2024).
Kata Dadang, identifikasi atau penyisiran lahan yang tidak terpakai atau lahan tidur itu sebagai upaya untuk memperluas area produksi tanaman pangan dalam rangka mendukung program pemerintah dalam percepatan swasembada pangan.
“Yang kami utamakan untuk meningkatkan produktivitas tanaman padi dan jagung, untuk mendukung program pemerintah pusat,” bebernya.
Dadang mengaku sudah ada sejumlah lahan tidur yang diinventarisir. elah
“Kami sudah melakukan koordinasi terkait lahan tidur dengan Polres Situbondo, melalui rapat yang digelar di Polres Situbondo beberapa hari lalu,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Situbondo, AKBP Rezi Dharmawan mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan serta Dinas Peternakan dan Perikanan setempat untuk melakukan penyisiran lahan tidur.
“Kami sudah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk melakukan penyisiran lahan tidur yang selama ini tidak terpakai,” terangnya.
Kapolres mengaku masih menunggu petunjuk teknis dari Kapolda terkait proses penyisiran lahan tidur. Namun pihaknya sudah mempersiapkan jajarannya untuk menyisir lahan tidur di Situbondo.
“Kami masih menunggu petunjuk dari Kapolda, tapi kami sudah mempersiapkan semuanya. Sehingga ketika ada instruksi mengenai penyisiran lahan tidur, bisa langsung jalan,” ujarnya.







