Pendidikan

Soal Program Makan Siang Gratis, Sekolah di Kediri Tunggu Juknis

×

Soal Program Makan Siang Gratis, Sekolah di Kediri Tunggu Juknis

Sebarkan artikel ini
auuueodveeyqyuh

Wecarejatim.com, Kediri – Sekolah di Kabupaten Kediri masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari Dinas Pendidikan terkiat pelaksanaan makan bergizi gratis bagi anak sekolah yang merupakan program dari Presiden Prabowo Subianto.

Pemberian makan siang gratis telah diujicobakan di Kabupaten Kediri salah satunya di SDN Pare 6. Uji coba dilakukan untuk melihat sejauh mana keefektifan dalam pelaksanaan makan siang gratis pada tahun 2025 dengan sumber dana dari Dinas Pendidikan.

Ajustus Aditya Pradana, S.Pd. Plt. Kepala Sekolah SDN Pare 6 sekaligus Kepala SDN Pare 2, Kabupaten Kediri, Rabu (6/11/2024) mengatakan uji coba makan siang gratis telah dilakukan di SDN Pare 6 pada 12 September 2024.

“Tanggal 12 September sudah keluar draf jadi salah satunya adalah SDN Pare 6, nah di situ ternyata hanya sampling, hanya uji coba saja supaya nanti bisa melihat sejauh mana keefektifan untuk pelaksanaan makan siang gratis di tahun 2025. Kemudian kita laksanakan kegiatan tersebut, kami menerima totalnya ada 87 paket di situ semacam rice bowl isinya ada sayuran ada daging kemudian juga ada minuman susu dan lengkap 4 sehat 5 sempurna,” jelas Ayus sapaan akrab Ajustus.

“Kalau kami kebetulan kami menerima karena di SDN Pare 6 ini kan jumlah siswa tidak terlalu banyak, teman-teman ini kebetulan orang tuanya dari ekonomi manengah kebawah, akhirnya kenapa kami memutuskan untuk mengikuti program tersebut, karena ini juga berdampak kepada siswa,” imbuhnya.

Sementara Tantri Suhartini, S.Pd. Kepala SDN Pare 1, Kabupaten Kediri menyampaikandengan jumlah siswa sekitar 502 anak, pihak sekolah belum ada persiapan khusus yang dilakukan terkait pelaksanaan makan bergizi gratis bagi anak sekolah dan masih menunggu petunjuk dari Dinas Pendidikan Kabupaten Kediri.

“Belum ada, jadi memang belum ada untuk informasi makanan gratis untuk siswa-siswi ini sampai sekarang belum ada,untuk sistemnya itu nanti gimana belum tahu. Terus gterang kemi menyambut dengan senang, karena mungkin dengan mendapatkan tambahan gizi anak-anaknya juga lebih baik, dan mungkin ada anak yang kekurangan gizi itu bisa tercover dengan adanya tambahan gizi itu,” ucap Tantri.

Aditya menambahkan tanggapan dari siswa maupun pihak sekolah sangat senang dengan adanya program makan bergizi gratis dari Pemerintah, dan jika tahun 2025 benar-benar dilaksanakan hal tersebut sangat efektif untuk anak-anak dan pihak sekolah sangat berterima kasih.

Sumber: RRI/Mid