Peristiwa

Belasan Siswi SMP Di Lamongan Dibotakin Guru Karena Tak Pakai Ciput

×

Belasan Siswi SMP Di Lamongan Dibotakin Guru Karena Tak Pakai Ciput

Sebarkan artikel ini
IMG 4463

Wecarejatim.com- Belasan Siswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Sukodadi, Kabupaten Lamongan, dibotakin oleh gurunya sendiri lantaran tak memakai ciput saat berjilbab.

Para siswi yang tak terima diperlakukan seperti itu kemudian mengadu kepada orang tuanya mereka masing-masing.

Aksi pembotakan itu dilakukan oleh salah seorang guru berinisial EN. Aksi itu terjadi pada hari Rabu (23/8/2023), saat para siswa hendak pulang sekolah.

Sementara kejadian pembotakan yang menimpa para siswa itu juga membuat orang tua wali murid protes.

Kepala SMPN 1 Sukodadi, Harto mengungkapkan bahwa kejadian tersebut memang sudah berlangsung sekitar seminggu yang lalu. Menurut Harto, para siswa sudah beberapa kali diingatkan oleh guru EN untuk mengenakan ciput saat berjilbab.

Sementara pembotakan terhadap sejumlah siswi itu dilakukan dengan menggunakan alat cukur elektrik. Sehingga, beberapa bagian rambut yang dicukur tampak kurang rapi hingga membuat kepala siswi menjadi botak.

“Memang benar, kejadian itu (23/8/2023) saat mau pulang sekolah, gara-gara tidak pakai ciput jilbab. Entah terlalu sayang kepada siswi atau seperti apa, kemudian Bu EN melakukan itu,” kata Harto.

Harto menegaskan, pihaknya bersama jajaran sekolah termasuk oknum guru EN menyampaikan permintaan maaf di hadapan orang tua siswi dalam mediasi tersebut. Harto juga mengaku, telah memberikan penjelasan kepada mereka.

Dalam mediasi tersebut, tutur Harto, semua orang tua siswi yang menjadi korban pembotakan oleh guru EN diundang ke sekolah dan yang hadir hanya 10 orang.

Harto mengatakan, saat ini kondisi di sekolahnya sudah berjalan seperti biasanya. Bahkan, para siswi yang pernah dibotakin itu sudah mengikuti kegiatan belajar mengajar secara normal di sekolah.

Sumber:IDNtimescom//Redaksi