Peristiwa

Banjir Di Lamongan Mengakibatkan Warga Terserang Gatal-Gatal Dan Diare

69
×

Banjir Di Lamongan Mengakibatkan Warga Terserang Gatal-Gatal Dan Diare

Sebarkan artikel ini
46A7064F 4BB8 4955 8B97 DF9F9088D489

Wecare Jatim- Banjir di Lamongan belum surut setelah hampir satu bulan melanda. Akibatnya, warga mulai terserang gatal, mulai anak-anak hingga dewasa.

Penyakit kulit menyerupai kutu air itu rata-rata menyerang bagian kaku, mulai dari telapak hingga betis. Hal itu terjadi karena mereka selalu beraktivitas dalam kubangan air.

Serangan penyakit gatal ini mayoritas melanda warga Desa Meluke, Kecamatan Deket. Di wilayah ini banjir bahkan sudah berlangsung lama, sejak sebulan lalu.

Di desa ini, ketinggian air sungai tambak dan perkampungan sudah sejajar. Akibatnya setiap hari kaki warga terendam air banjir.

“Kaki terasa perih mas, gatal dan sakit. Sudah diobati, tapi ya balik lagi. Wong masih banjir,” kata salah seorang warga yang terserang gatal, Rita.

Informasi yang dihimpun, selain penyakit gatal, penyakit diare juga banyak dialami warga sekitar. Mereka menduga, penyakit itu terjadi karena banjir yang terlalu lama merendam permukiman mereka.

Pantauan di lokasi, hingga kini banjir akibat luapan anak Sungai Bengawan Solo di 45 desa di enam kecamatan di Kabupaten Lamongan belum surut. Pemerintah setempat sudah melakukan antisipasi dengan membuang air ke Bengawan Solo, tetapi hasilnya belum terasa.

Sumber: Inewsjatim.com//Redaksi