Wecarejatim.com, Pamekasan – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menyebut, kekeringan yang melanda wilayahnya pada tahun 2024 terbagi menjadi dua kategori, yaitu kering kritis dan kering langka.
Plt Kepala Pelaksana BPBD Pamekasan, Akhmad Dofir Rosidi menjelaskan kering kritis itu jarak permukiman warga dengan sumber air yakni 500 meter hingga 3 kilometer.
Sedangkan, untuk kategori kering langka, yaitu jarak permukiman warga dengan sumber air lebih dari 3 kilometer.
“Ada 81 dusun yang kering kritis, dan 188 dusun mengalami kering langka,” ungkapnya, Sabtu (10/8/2024).
Dofir menerangkan, ratusan dusun yang terdampak kekeringan tahun ini tersebar di 76 desa dan 11 kecamatan. Jumlah itu berkurang dibandingkan tahun 2023 lalu, yakni 321 dusun yang tersebar di 77 desa.
Dia menambahkan, hanya ada dua kecamatan di daerahnya yang tidak terdampak kekeringan tahun ini, yaitu Kecamatan Pamekasan dan Pakong









