Bupati Bangkalan Tanam Bibit Kelapa, Dorong Komoditas Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

12 dilihat
Screenshot 2026 09 24 14 16 47 85 99c04817c0de5652397fc8b56c3b3817
A-AA+A++

BANGKALAN, WeCareJatim.com – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mulai mendorong pengembangan komoditas kelapa sebagai salah satu potensi ekonomi baru bagi masyarakat dan petani di wilayah tersebut.

Langkah itu ditandai dengan penanaman bibit kelapa secara simbolis oleh Bupati Bangkalan Lukman Hakim, S.IP., M.H., Kamis (24/9/2026).

Kegiatan tersebut turut disaksikan Imron Rosyadi dari DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur, Dr. CHK Kusumas Karyadinata, jajaran pejabat Pemkab Bangkalan, tokoh masyarakat serta para petani penerima manfaat.

Program pengembangan kelapa tersebut menyasar lima kelompok petani dengan total lahan sekitar 100 hektare. Masing-masing kelompok mendapatkan alokasi pengembangan sekitar 20 hektare.

Lima kelompok tersebut yakni Panen Raya di Kecamatan Bangkalan, Membangun II di Kecamatan Klampis, Tani Jaya Satu Maneron di Kecamatan Sepulu, Mandiri Lima di Kecamatan Tanjung Bumi, serta Rukun Tani di Kecamatan Geger.

Untuk tahap awal, kebutuhan program diperkirakan mencapai sekitar 10 ribu bibit kelapa. Sementara itu, Koperasi Tamindo Cahaya Nusantara disebut menyiapkan sekitar 11 ribu bibit kelapa tersertifikasi.

Bagi Pemkab Bangkalan, pengembangan kelapa tidak hanya berkaitan dengan penanaman bibit, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat sektor pertanian dan kemandirian pangan daerah.

Bupati Lukman Hakim menekankan pentingnya keberlanjutan program, mulai dari penyediaan bibit, proses penanaman dan pemeliharaan hingga pemanfaatan hasil produksi.

Dengan pengelolaan yang berkelanjutan, petani diharapkan tidak hanya menghasilkan bahan mentah, tetapi juga dapat terlibat dalam rantai usaha yang memberikan nilai tambah.

Imron Rosyadi mengatakan, penyediaan bibit oleh Koperasi Tamindo Cahaya Nusantara merupakan bagian dari dukungan terhadap pengembangan komoditas kelapa di Bangkalan.

Menurutnya, DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur berkomitmen mendukung program kemandirian pangan, salah satunya melalui pengembangan dan hilirisasi kelapa.

“DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Timur berkomitmen dan bertindak nyata untuk mendukung program kemandirian Presiden Prabowo, di antaranya melalui hilirisasi kelapa,” ujar Imron.

Ia menambahkan, pengembangan kelapa tersebut merupakan salah satu usulan yang sebelumnya disampaikan DPD Tani Merdeka Indonesia Bangkalan.

Sementara itu, Dr. CHK Kusumas Karyadinata selaku Plt. Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Bangkalan menilai keberhasilan program sangat bergantung pada perawatan dan pendampingan kepada petani.

Bibit yang telah disiapkan harus dirawat secara konsisten agar dapat tumbuh dan menghasilkan produktivitas sesuai harapan.

Karena tanaman kelapa membutuhkan waktu sebelum memasuki masa produksi, kesinambungan program menjadi salah satu faktor penting.

Selain memastikan tanaman tumbuh dengan baik, akses pasar juga perlu dipersiapkan agar hasil produksi nantinya dapat memberikan nilai ekonomi bagi petani.

Pengembangan tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman bibit, tetapi berkembang menjadi ekosistem usaha kelapa dari hulu hingga hilir.

Penanaman simbolis yang dilakukan Bupati Lukman bersama para pihak terkait menjadi awal dari proses panjang pengembangan komoditas kelapa di Bangkalan.

Bagi kelompok petani penerima manfaat, bibit tersebut diharapkan menjadi investasi jangka panjang yang dapat membuka peluang peningkatan pendapatan sekaligus memperkuat ekonomi pertanian masyarakat.

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan