BANGKALAN, WECAREJATIM.COM – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi menerapkan kebijakan baru dalam penyelesaian tugas akhir mahasiswa. Mulai tahun akademik ini, mahasiswa tidak hanya dapat menyelesaikan studi melalui skripsi konvensional, tetapi juga melalui artikel ilmiah maupun karya produksi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi akademik dan nonakademik.
Kebijakan tersebut disosialisasikan kepada seluruh ketua program studi, dosen, dan sivitas akademika FKIP UTM secara daring, Jumat (24/7/2026).
Dekan FKIP UTM, Dr. Badrud Tamam, S.Si., M.Pd., mengatakan kebijakan ini merupakan bagian dari transformasi pendidikan tinggi yang lebih adaptif terhadap perkembangan zaman sekaligus mendorong lahirnya lulusan yang produktif dan berdaya saing.
“Perguruan tinggi perlu memberikan ruang yang lebih luas bagi mahasiswa untuk menunjukkan kompetensinya. Prestasi yang diraih mahasiswa, baik melalui publikasi ilmiah maupun karya inovatif, patut memperoleh apresiasi dalam bentuk rekognisi akademik. Karena itu, FKIP UTM menghadirkan skema tugas akhir yang lebih fleksibel tanpa mengurangi standar mutu akademik,” ujarnya.
Melalui skema artikel ilmiah, mahasiswa dapat menyelesaikan tugas akhir menggunakan hasil penelitian yang telah dipublikasikan atau dinyatakan diterima pada jurnal ilmiah sesuai ketentuan fakultas. Sementara skema karya produksi diperuntukkan bagi mahasiswa yang menghasilkan inovasi, seperti media pembelajaran, aplikasi digital, perangkat teknologi pendidikan, hingga produk kreatif yang memiliki nilai akademik dan manfaat bagi masyarakat.
FKIP UTM menegaskan bahwa seluruh skema alternatif tersebut tetap melalui proses seleksi, evaluasi, dan ujian yang mengacu pada standar akademik. Penilaian dilakukan berdasarkan capaian pembelajaran lulusan, orisinalitas karya, kontribusi terhadap pengembangan ilmu pengetahuan, serta manfaat yang dihasilkan.
Selain memberikan fleksibilitas dalam penyelesaian studi, kebijakan ini juga menjadi bentuk penghargaan bagi mahasiswa yang telah lebih dahulu menorehkan prestasi melalui publikasi ilmiah maupun karya inovatif sebelum memasuki tahap penyusunan skripsi.
Melalui implementasi kebijakan tersebut, FKIP UTM berharap produktivitas publikasi ilmiah mahasiswa semakin meningkat, inovasi kampus semakin berkembang, serta reputasi akademik fakultas terus menguat di tingkat nasional maupun internasional.
Kebijakan ini sekaligus menegaskan komitmen FKIP UTM dalam menghadirkan ekosistem pendidikan tinggi yang lebih inovatif, adaptif, dan berorientasi pada luaran nyata yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan, masyarakat, dan kebutuhan dunia kerja di masa depan.




Tidak ada Respon