Wecarejatim.com- Badan Meterologi, Klimatollgi dan Geofisika (BMKG) Kelas I Juanda mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem pada Sabtu (25/11/2023). Cuaca ekstrem ini diprediksi berlangsung selama satu pekan ke depan.
“Waspada cuaca ekstrem di beberapa wilayah Jawa Timur yang dapat mengakibatkan terjadinya bencana hidrometeorologi,” ujar Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda, Taufiq Hermawan.
Bencana hidrometeorologi yang dimaksud berupa hujan lebat, banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung serta hujan es. Taufiq juga menyebut hampir semua wilayah di Jatim perlu mewaspadai adanya cuaca ekstrem kali ini.
Daerah-daerah itu antara lain, Bangkalan, Kota Batu, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jombang, Kota Kediri, Kota Malang, Malang, Kota Madiun, Madiun, Magetan, Mojokerto, Kota Mojokerto Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbodo, Surabaya, Kediri, Probolinggo, Banyuwangi.
“Ada juga Kabupaten/Kota Blitar, Jember, Lamongan, Lumajang, Pasuruan kota dan kabupaten, Ponorogo, Sumenep, Tuban, Pacitan, Trenggalek dan Tulungagung,” kata Taufiq.
Ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya cuaca ekstrem. Taufiq menyebut kalau Jatim saat ini memasuki pancaroba. Sebagian wilayah bahkan telah hujan. Ditambah lagi, kondisi atmoster yang labil dan cukup basah.
“Sebab itu tanggal 25 Nobemver – 2 Desember diperkirakan terdapat gangguan atmoster yang melintasi wilayah Jawa Timur secara bergantian, yaitu Madden Julian Oscillation, Gelombang Rosby dan Gelombang Kelvin,” terangnya.
“Kondisi ini menyebabkan peningkatan pertumbuhan awan cumulonimbus yang berpotensi menimbulkan cuaca ekstrem di Jatim,” beber Taufiq menambahkan.
Maka dari itu, Taufiq mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak potensi bencana hidrometeorologi. “Selalu memantau informasi terkini berdasarkan citra radar melalui WOFI di website kami,” ucapnya.
Taufiq memastikan kalau pihaknya terus memperbarui peringatan dini. Ada peringatan dini tuga harian, ada pula peringatan dini 2 – 3 jam. Informasi itu dibagikan di website dan media sosial resmi milik BMKG Kelas I Juanda.
Sumber:IDNtimescom//Redaksi












