Wecarejatim.com, Tuban – Pemkab Tuban mengajukan tambahan kuota LPG 3 kg untuk atasi kelangkaan, Kamis, (13/06/2024).
Dalam beberapa minggu terakhir, masyarakat Tuban mengalami kesulitan mendapatkan LPG 3 kg yang jadi kebutuhan dasar bagi rumah tangga kecil dan usaha mikro.
Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Tuban Agus Wijaya menjelaskan, pengajuan tambahan kuota LPG 3 kg berdasarkan hasil evaluasi triwulan sehingga segera diperlukan oleh masyarakat.
“Kami memahami kesulitan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, kami telah mengajukan permohonan tambahan kuota LPG 3 kg ke PT Pertamina,” kata Agus.
Sementara itu, distribusi yang ada tidak mampu memenuhi lonjakan permintaan tersebut mengakibatkan antrean panjang di pangkalan-pangkalan LPG dan harga yang melonjak di pasar.
“Kami berharap dengan tambahan kuota yang kami ajukan, distribusi LPG 3 kg bisa lebih lancar dan merata. Pemerintah Kabupaten Tuban juga akan terus memantau dan memastikan distribusi LPG tepat sasaran,” tambahnya.
Pemkab Tuban juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan penimbunan LPG. Sebab, hal tersebut justru akan memperparah situasi.
Penanganan kelangkaan LPG 3 kg ini menjadi perhatian serius Pemkab Tuban demi memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi dan roda perekonomian daerah tetap berjalan dengan baik.
Di sisi lain, beberapa warga Tuban mengeluhkan sulitnya mendapatkan LPG 3 kg dan berharap pemerintah dapat segera mengatasi masalah ini.
“Kami berharap pemerintah bisa segera menambah pasokan LPG 3 kg. Selama ini kami harus antre lama dan harganya pun kadang naik,” ujar Siti, salah seorang warga perumahan Tasikmadu, Kecamatan Palang, Tuban.











