Wecarejatim.com, Surabaya – Bulak Banteng, wilayah yang dulu dikenal dengan berbagai tantangan, kini menjelma menjadi kawasan yang bersih, asri, dan tertata rapi. Perubahan besar ini tidak lepas dari kepemimpinan visioner Lurah Mat Lillah, yang menghadirkan berbagai program inovatif untuk meningkatkan kualitas hidup warganya.
Salah satu program unggulan adalah revitalisasi kawasan tradisional. Dengan penataan modern namun tetap mempertahankan kearifan lokal, wajah Bulak Banteng menjadi lebih nyaman dan menarik.
“Dulu di sini becek dan kurang tertata. Sekarang jauh lebih baik, rapi, dan enak dipandang,” ujar Ibu Aminah, salah satu warga setempat.
Selain itu, Lurah Mat Lillah juga menggagas program penghijauan masif. Taman-taman baru bermunculan, jalan-jalan kini dihiasi bunga, dan kesadaran warga akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat.
“Dulu Bulak Banteng panas dan gersang. Sekarang terasa lebih sejuk dan asri,” tutur ilman seorang warga yang aktif dalam gerakan penghijauan.
Tak berhenti di situ, perbaikan infrastruktur juga menjadi perhatian utama. Jalan rusak diperbaiki, saluran air dibersihkan, dan lampu penerangan jalan ditambah.
“Kalau malam dulu gelap dan rawan. Sekarang lebih terang dan aman,” kata Mbak Rina, warga Bulak Banteng.
Keberhasilan ini terwujud berkat dukungan dan semangat gotong royong masyarakat. Warga bahu-membahu bersama lurah dalam setiap program.
“Kami berterima kasih kepada Pak Lurah. Beliau benar-benar peduli dan bekerja keras untuk kami,” ujar feris salah satu tokoh masyarakat.
Lurah Mat Lillah sendiri menegaskan bahwa perubahan ini adalah hasil kebersamaan.
“Tanpa dukungan warga, semua ini tidak akan mungkin terwujud. Saya berharap Bulak Banteng terus maju dan menjadi contoh bagi wilayah lain,” ungkapnya penuh semangat.
Transformasi Bulak Banteng menjadi bukti nyata bahwa dengan kepemimpinan yang kuat, inovatif, dan partisipatif, sebuah wilayah dapat berkembang pesat dan membawa kesejahteraan bagi warganya.








