Hj. Ansari Dorong Warga Jadi Bagian Penting dalam Penanggulangan Bencana

6 dilihat
IMG 20260809 WA0060
A-AA+A++

Wecarejatim.com, PAMEKASAN — Anggota Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jawa Timur XI Madura, Hj. Ansari, mendorong masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi saat terjadi bencana, tetapi ikut menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan sejak dini.

Menurut Hj. Ansari, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu kunci untuk mengurangi risiko dan dampak bencana. Pengetahuan mengenai kebencanaan perlu dipahami bersama agar warga mampu mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi situasi darurat.

“Supaya menjadi manusia yang bermanfaat, kita harus memberikan solusi. Khairunnas anfa’uhum linnas, sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya,” kata Hj. Ansari saat Sosialisasi Penguatan Resiliensi terhadap Bencana dan Perubahan Iklim di Tingkat Lokal di Balai Desa Laden, Kecamatan Pamekasan, Minggu (9/8/2026).

Hj. Ansari mengatakan, peran dalam penanggulangan bencana bukan hanya milik anggota DPR, BNPB, BPBD maupun pemerintah desa. Masyarakat juga memiliki tanggung jawab untuk saling mengingatkan, membantu dan membangun kesiapsiagaan di lingkungannya.

“Menjadi khalifah di bumi itu tidak hanya menjadi anggota dewan, BPBD, BNPB atau kepala desa. Kita sebagai warga juga harus tahu bagaimana cara bermanfaat,” ujarnya.

Ia menilai edukasi kebencanaan perlu terus dilakukan agar masyarakat memahami apa yang harus dilakukan sebelum, saat dan setelah bencana.

Pada tahap sebelum bencana, masyarakat perlu mengenali potensi risiko di wilayah masing-masing dan mengikuti informasi resmi dari pemerintah. Saat bencana terjadi, warga perlu mengutamakan keselamatan diri sekaligus membantu kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.

“Menolong diri sendiri dulu. Selain diri sendiri, orang tua, lansia, anak-anak itu diutamakan. Ibu hamil diutamakan,” kata Hj. Ansari.

Sementara setelah bencana, masyarakat bersama pemerintah perlu melakukan pemulihan dan rehabilitasi terhadap kondisi yang terdampak.

Menurut Hj. Ansari, seluruh tahapan tersebut membutuhkan kolaborasi. Ia menyebut pemerintah, masyarakat, media, tokoh masyarakat, dunia usaha dan akademisi memiliki peran dalam membangun ketangguhan masyarakat menghadapi bencana.

“Kita harus bekerja sama antara pemerintah, media, tokoh masyarakat, pengusaha dan akademisi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Pengembangan Strategi Penanggulangan Bencana BNPB Nadhirah Seha Nur memberikan penguatan mengenai strategi penanggulangan bencana dan perubahan iklim.

Sementara Kepala BPBD Kabupaten Pamekasan Akhmad Dhofir Rosidi menyampaikan kondisi serta kebutuhan penanggulangan bencana di wilayah Pamekasan.

Pos Terkait

Pos Terkait

Tidak ada Respon

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar disini.

Tinggalkan Balasan