Bupati Sumenep Tegaskan Pentingnya Etika ASN, Tanggapi Kasus Perselingkuhan Oknum Guru dan Kepsek

103 dilihat
images 66
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Sumenep – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengingatkan pentingnya menjaga etika dan moralitas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), khususnya yang berperan sebagai pendidik.

Hal ini disampaikan dalam wawancara pada Rabu, 5 Juni 2024, di mana Bupati Fauzi menekankan agar para ASN memberi contoh yang baik dan menjaga martabat seragam yang dikenakan.

“ASN harus memberikan contoh yang baik. Jangan aneh-aneh, malu sama seragamnya,” ujar Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo.

Bupati Fauzi juga menyoroti peran penting guru dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, dan mengharapkan mereka untuk selalu bijak dalam mengambil keputusan serta menjaga perilaku mereka.

Pernyataan tegas ini muncul di tengah maraknya kasus perselingkuhan di kalangan ASN di Sumenep, termasuk insiden terbaru yang melibatkan seorang Kepala Sekolah SD dan seorang guru PPPK. Kasus tersebut telah dilaporkan oleh suami dari Kepala Sekolah yang terlibat, Eko Benny Widarman, kepada Polres Sumenep pada Jumat, 31 Mei 2024.

Benny melaporkan istrinya yang berinisial SR dan selingkuhannya yang berinisial Y, setelah memergoki mereka dalam keadaan tidak senonoh di sebuah kamar di Perumahan Graha Arya Wiraraja. “Pelaporan perzinahan, kebetulan istri saya dan selingkuhannya guru ASN PPPK,” jelas Benny.

Menanggapi kasus ini, Bupati Fauzi memastikan bahwa proses hukum akan dilakukan secara transparan oleh inspektorat setempat. “Untuk proses di inspektorat. Nanti inspektorat akan memproses sesuai dengan bukti-buktinya. Hasilnya pasti sesuai dan tidak akan ada yang disembunyikan,” tambahnya.

Kasus ini menambah daftar peringatan bagi ASN di Sumenep untuk selalu menjaga integritas dan etika profesi mereka, terutama dalam menjalankan tugas sebagai pendidik yang menjadi teladan bagi siswa dan masyarakat. (YN/RD)

Pos Terkait

Pos Terkait