Harga Cabai di Kediri Stabil, Petani Optimis

150 dilihat
vczy0z1sm09wpzw
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Kediri – Harga komoditas cabai di Pasar Induk Pare menunjukkan stabilitas yang mengesankan, menurut rilis harga dari Asosiasi Petani Cabai Indonesia (APCI) Kabupaten Kediri pada Rabu (23/10/2024).

Untuk Cabai Rawit Merah (CRM) varietas Ori 212, harga tercatat Rp35.000 per kilogram, sedangkan Asmoro 043 berada di Rp34.000 per kilogram. Cabai lokal Kediri dijual seharga Rp31.000 per kilogram, sementara cabai lokal Jombang dan CRM lokal Nganjuk masing-masing dihargai Rp28.000 dan Rp23.000 per kilogram.

Suyono, Ketua APCI Kabupaten Kediri, menyatakan, “Harga cabai hari ini relatif stabil.” ungkapnya Rabu (23/10/2024).

Untuk Cabai Merah Keriting (CMK), varietas Boos Tavi dan Sibad masing-masing dihargai Rp12.000 dan Rp11.000 per kilogram. Cabai Merah Besar (CMB) varietas Gada MK dan Imola juga terjangkau, masing-masing Rp11.000 dan Rp10.000 per kilogram.

Pengiriman cabai rawit ke Jabodetabek mencapai 1,5 ton, sedangkan cabai merah keriting sebanyak 1 ton. Serapan industri untuk cabai rawit merah mencapai 2 ton, sedangkan cabai besar 1 ton. Sayangnya, pengiriman cabai ke Kalimantan nihil.

Pasokan cabai rawit merah berasal dari Kediri, Madura, Jombang, dan Nganjuk sebanyak 14 ton, sementara pasokan Cabai Merah Besar dari Kediri, Blitar, dan Lumajang mencapai 4,5 ton, dan Cabai Merah Keriting dari Kediri sebanyak 2,5 ton. Optimisme petani tumbuh seiring dengan stabilnya harga ini.