Wecarejatim.com, Jakarta – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Jenderal Pol. (Purn) Agus Andrianto, menekan pentingnya ketahanan pangan saat berkunjung ke Jawa Timur, Senin (28/07/2025).
Dalam kunjungan itu, Menteri Agus menyerahkan hibah tanah untuk perluasan pelayanan keimigrasian bagi masyarakat. Agus juga menyampaikan pentingnya ketahanan pangan bagi masyarakat Indonesia yang tak hanya bermanfaat bagi generasi saat ini namun juga untuk generasi masa depan.
“Artificialintelegent (AI) ke depan dapat mengganti profesi apapun , yang tidak bisa diganti artificial intelegetn hanya pangan. Mari sama-sama mendukung program presiden untuk mewujudkan ketahanan pangan di seluruh Indonesia dan bahkan ekspor pangan ke luar negeri,” ajaknya.
Dalam kunjungan ini, Menteri Agus juga menyaksikan penyerahan pernyataan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasuruan dari Bupati Pasuruan kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jawa Timur perihal dukungan dan pemberian fasilitas pembangunan gedung untuk pelayanan keimigrasian di Kabupaten Pasuruan.
Gedung itu diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana yang menunjang pelayanan keimigrasian di wilayah kerja Kantor Imigrasi Malang.
“Dukungan berupa lahan dan gedung ini diusulkan untuk mendukung pembentukan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) yang akan menjadi langkah awal menuju pendirian Kantor Imigrasi diKabupaten Pasuruan,” terang Agus.
Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo mengatakan, untuk mendukung dan memfasilitasi pembangunan Pelayanan Keimigrasian di wilayah Kabupaten Pasuruan, pihaknya menyerahkan gedung seluas ±647,57m² di atas lahan seluas ±5.026,85m².
Selain itu, PemkabPasuruan juga menyediakan sarana dan prasarana pendukung yang meliputi peralatan perkantoran, penataan ruang serta infrastruktur dasar seperti listrik, air bersih dan jaringan komunikasi.
Langkah dan kebijakan dari Pemkab Pasuruan itu pun mendapatkan apresiasi dari Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto. Pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan kepada Imigrasi dalam rangka mendekatkan dan memudahkan pelayanan ke masyarakat.
“Ini berarti kepala daerah mendukung pelayanan keimigrasian yang mudah dan cepat kepada masyarakat. Kehadiran UKK nantinya tidak hanya akan memudahkan masyarakat Kabupaten Pasuruan dalam mengakses layanan keimigrasian seperti pengurusan paspor, izin tinggal, dan layanan lainnya, tetapi juga akan memangkas waktu dan biaya yang sebelumnya diperlukan untuk menuju kantor imigrasi terdekat di kota lain,” ucap Agus.
Dia memastikan UKK Imigrasi Pasuruan akan memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi daerah, serta mendukung kelancaran mobilitas warga negara dan orang asing yang memiliki kepentingandi wilayah tersebut.













