Wecarejatim.com, Surabaya — Pemanfaatan layanan administrasi kependudukan (adminduk) secara online melalui aplikasi Klampid New Generation (KNG) terbukti efektif menekan jumlah pemohon yang datang langsung ke Mal Pelayanan Publik (MPP) Siola Surabaya.
Pemerintah Kota Surabaya mencatat, jumlah pemohon adminduk di MPP Siola mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Surabaya, Eddy Christijanto, menyebut sebelumnya jumlah pemohon bisa mencapai sekitar 3.000 orang per hari, kini turun drastis menjadi maksimal 400 pemohon per hari.
“Dulu pelayanan adminduk di MPP Siola bisa sampai 3.000 pemohon per hari. Sekarang maksimal sekitar 400 pemohon. Ini karena pelayanan adminduk sudah dilakukan secara online,” ujar Eddy, Jumat (9/1/2026).
Menurut Eddy, MPP Siola menaungi puluhan jenis layanan dari berbagai instansi, seperti perpajakan, kejaksaan, dan kepolisian. Namun, layanan adminduk masih menjadi salah satu layanan yang paling diminati masyarakat.
Ia menjelaskan, penurunan antrean merupakan hasil dorongan Pemkot Surabaya agar masyarakat memanfaatkan layanan adminduk secara mandiri melalui aplikasi KNG maupun pelayanan di tingkat kelurahan.
“Hampir semua layanan adminduk sudah bisa diselesaikan di kelurahan atau secara mandiri lewat KNG mobile, mulai dari cetak KTP, perubahan biodata, akta kelahiran, akta kematian, hingga pindah domisili,” jelasnya.
Saat ini, pelayanan adminduk di MPP Siola lebih difokuskan untuk konsultasi dan penanganan kasus khusus yang tidak dapat diselesaikan di kelurahan, seperti pengurusan dokumen warga negara asing (WNA) atau perbedaan data identitas.
“Kalau memang tidak terpecahkan di kelurahan, baru diajukan ke Siola untuk dilakukan screening,” tambah Eddy.
Meski demikian, beberapa layanan tetap mengharuskan pemohon datang langsung ke MPP Siola, seperti pergantian foto dan tanda tangan KTP, guna memastikan keabsahan identitas dan mencegah penyalahgunaan data.
Dispendukcapil Surabaya saat ini menyediakan tiga loket konsultasi adminduk di MPP Siola dan kembali mengimbau masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan aplikasi KNG serta layanan di kelurahan.
“Pelayanan adminduk di MPP Siola kini fokus pada pemecahan persoalan yang tidak bisa diselesaikan di kelurahan,” pungkas Eddy.(Pmk











