News

Tangani Stunting, Orang Tua Di Surabaya Diajak Sekolah

×

Tangani Stunting, Orang Tua Di Surabaya Diajak Sekolah

Sebarkan artikel ini
IMG 3135

Wecare Jatim- Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mendirikan Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Sekolah itu untuk memberi pendidikan kepada orang tua mengenai pencegahan dan penanganan stunting.

Di Surabaya, terdapat 5 SOTH Bina Keluarga Balita (BKB) percontohan. Di antaranya ialah BKB Harapan Bangsa Kelurahan Karangpoh, Kecamatan Tandes; BKB Pucang Kencana Kelurahan Pucang Sewu Kecamatan Gubeng; BKB Kuncup Teratai Kelurahan Kapasari, Kecamatan Genteng; BKB Puspa Hati Kelurahan Nginden Jangkungan, Kecamatan Sukolilo; dan BKB Dahlia Indah Kelurahan Sawunggaling, Kecamatan Wonokromo Surabaya.

Pelaksanaan SOTH di Kota Surabaya, juga telah dilengkapi dengan kurikulum pendidikan, silabus, pemetaan instruktur, rencana kegiatan pembelajaran, perangkat monitoring, jurnal, absensi peserta, absensi pengelola, buku tamu, hingga mars SOTH.

SOTH berfungsi untuk membangun komitmen dalam berkomunikasi antara orang tua dengan anak. Yakni, memberikan program intensif kepada orang tua balita yang sebagian besar adalah generasi milenial.

Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya, Rini Indriyani mengatakan, penyebab terjadinya stunting tidak hanya mengenai persoalan ekonomi, penyakit bawaan, maupun kurangnya mengkonsumsi makanan bergizi.
Melainkan, 50 persen di antaranya disebabkan oleh kurang tepatnya pola asuh pada anak.

Oleh sebab itu, SOTH merupakan sekolah pengasuhan untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam mengasuh balita, khususnya agar lebih memahami kebutuhan psikologis anak.

“InsyaAllah akan kita bentuk SOTH lainnya di 153 kelurahan yang tersebar di 31 kecamatan di Surabaya. Jadi saat orang tua mengikuti SOTH, mereka belajar dan mendapat materi. Di sisi lain, anak-anak mereka bisa bermain untuk melatih gerak motoriknya, tentunya dengan pendampingan dari kami,” katanya.

Rini menyebut, peserta SOTH terdiri dari orang tua yang memiliki anak balita. Para orang tua tersebut berkomitmen untuk mengikuti 13 pertemuan. Ia berencana mensinergikan SOTH dengan beberapa program Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Holistik Integratif.

Ke depannya, PKK Kota Surabaya akan membentuk SOTH di 153 kelurahan bagi ibu dari balita pra stunting dan balita stunting. Materi yang diberikan berkaitan dengan penurunan anak stunting dan pencegahan pra stunting.

“Misalkan pola makan bagi anak pra stunting, sanitasi, air bersih, rumah sehat bagi anak pra stunting, pemberian protein hewani pada mpasi bagi anak pra stunting, hingga memantau tumbuh kembang balita pra stunting,” terangnya.

Harapannya, dengan mengikuti SOTH, orang tua dapat menambah ilmu dan wawasan dalam mendidik anak, serta dapat melahirkan generasi berkualitas dan terampil agar siap menerima tantangan di era digital.

Sumber:IDNtimescom//Redaksi