Regional

20 Desa di Tulungagung Dilanda Kekeringan

×

20 Desa di Tulungagung Dilanda Kekeringan

Sebarkan artikel ini

Wecarejatim.com, Kediri – Curah hujan yang masih minim di wilayah Tulungagung, menyebabkan 20 Desa di 10 kecamatan mengalami krisis air bersih. Kekeringan di Kabupaten Tulungagung masih melanda sejak Juli 2024, meski BMKG telah menyebutkan wilayah Jawa Timur telah memasuki musim pancaroba.

“Ada 20 desa di 10 Kecamatan yang saat ini mengalami kekeringan, diantaranya yang paling parah di Tanggunggunung, Kalidawir, Pagerwojo, Besuki, Bandung, Gondang, dan Campurdarat,” kata Gilang Zelakusuma, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Senin (21/10/2024).

Di wilayah yang terdampak tersebut, sebagian telah menjadi daerah rutin yang setiap tahun mengalami kekeringan ketika memasuki musim kemarau panjang. “Besuki, Tanggung Gunung itu termasuk yang rutin tiap tahun kalau kemarau panjang pasti terdampak kekeringan,” ucapnya.

Saat ini, BPBD terus melakukan dropping air bersih ke wilayah terdampak. Total yang sudah tersalur sekitar 280 Rate air bersih. “Kami sudah menyalurkan 280 rate air bersih ke wilayah terdampak, yang mana setiap 1 tangkinya berisi 5 ribu liter air. Kami juga pakai tandon untuk pengisian air bersih ke warga-warga. Per hari kami bisa kirim 3 sampai 4 tangki,” ujarnya.

BPBD, menurutnya, terus bersinergi dengan TNI/POLRI untuk pendampingan, pengawasan, dan ikut terjun dalam pendistribusian air bersih.