Wecarejatim.com, Bangkalan — Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Trunojoyo Madura (UTM) kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan internasionalisasi akademik dengan menyelenggarakan International Guest Lecture bertema “Humanizing Education in the Era of Technological Transformation”, Rabu (17/12/2025).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Syaichona Muhammad Kholil, Gedung Rektorat Lantai 10 UTM ini diikuti oleh pimpinan FKIP, dosen, serta mahasiswa. Hadir sebagai narasumber utama Dr. Abdul Hamid Busthami Nur dari Universiti Utara Malaysia (UUM).
Ketua Pusat Hubungan Internasional UTM, Achmad Cholil, S.Ag., M.Si., Ph.D., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pusat Hubungan Internasional di bawah LPMPP UTM terus mendorong terwujudnya kerja sama internasional, salah satunya melalui penyelenggaraan kuliah tamu internasional seperti yang digelar FKIP UTM.
Ia menjelaskan bahwa kolaborasi antara UTM dan Universiti Utara Malaysia sejatinya telah terjalin melalui kerja sama riset internasional yang difasilitasi oleh LPPM UTM sejak tahun 2022 hingga 2024.
“Harapannya, kegiatan ini tidak berhenti sebagai agenda tunggal, tetapi menjadi awal dari kerja sama berkelanjutan dalam bidang riset, pertukaran dosen, hingga student mobility,” ujarnya.
Sementara itu, Dekan FKIP UTM, Dr. Badrud Tamam, S.Si., M.Pd., menegaskan bahwa International Guest Lecture ini merupakan tindak lanjut dari komunikasi intensif antara FKIP UTM dan Universiti Utara Malaysia, khususnya dengan School of Education.
“Kegiatan hari ini adalah langkah awal menuju kerja sama yang lebih luas. Ke depan, jika kerja sama telah diformalkan, akan banyak program bersama yang dapat dikembangkan, baik dalam bidang akademik, penelitian, maupun mobilitas mahasiswa,” ungkapnya.
Dekan FKIP juga menegaskan komitmen fakultas dalam mendorong internasionalisasi. Dalam waktu dekat, FKIP UTM dijadwalkan menerima kunjungan akademik dari Thailand beserta mahasiswanya sebagai bagian dari program internasional.
Terkait tema yang diangkat, Dr. Badrud Tamam menilai bahwa perkembangan teknologi yang pesat telah membawa perubahan signifikan terhadap perilaku peserta didik. Oleh karena itu, konsep Humanizing Education menjadi sangat relevan untuk memastikan bahwa pendidikan tetap menempatkan manusia sebagai subjek utama.
“Teknologi adalah alat bantu, bukan pengganti peran nilai, etika, dan karakter dalam pendidikan. Pendidikan harus tetap membangun sisi kemanusiaan yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh teknologi,” jelasnya.
Melalui kegiatan International Guest Lecture ini, FKIP UTM berharap sivitas akademika, khususnya mahasiswa, memperoleh perspektif global tentang pendidikan humanis di tengah transformasi teknologi. Kegiatan ini sekaligus menegaskan posisi FKIP UTM sebagai fakultas yang berkomitmen menghadirkan pendidikan berkualitas, berwawasan global, dan berakar kuat pada nilai-nilai kemanusiaan.
