News

Konvoi Ricuh di Lamongan, Polisi Amankan Ratusan Orang serta Ratusan Sajam

×

Konvoi Ricuh di Lamongan, Polisi Amankan Ratusan Orang serta Ratusan Sajam

Sebarkan artikel ini
images2

Wecarejatim.com, Lamongan – Polisi mengamankan ratusan orang dan sepeda motor saat aksi konvoi ratusan pesilat yang ricuh di Lamongan. Selain itu, petugas juga menyita sejumlah senjata tajam yang dibawa peserta konvoi.

Kapolres Lamongan AKBP Bobby Adimas Candra Putra mengungkapkan Barang bukti yang diamankan adalah tang, celurit, pisau, tongkat besi dan ruyung.

Polisi juga menyita atribut dan bendera serta spanduk salah satu perguruan silat.

“Saat mengamankan peserta konvoi ini, polisi juga menemukan sejumlah senjata tajam jenis yang dibawa para peserta konvoi,” ujar Bobby kepada wartawan di Mapolres Lamongan, Selasa (28/2/2024).

Peserta konvoi yang diamankan polisi ini kemudian dibawa ke Mapolres Lamongan bersama sepeda motor mereka. Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap ratusan peserta konvoi tersebut.

“Kami masih melakukan pemeriksaan untuk mengetahui secara pasti penyebab pembacokan yang menyebabkan 3 orang warga harus dilarikan ke Puskesmas terdekat itu. Saat ini mereka beserta kendaraannya diamankan ke Polres Lamongan guna penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Bobby mengaku dari ratusan orang yang diamankan ini ada di antaranya yang masih dibawah umur. Kepada mereka yang masih di bawah umur, polisi akan memanggil orang tua dan kepala desa.

“Untuk kendaraan roda dua yang kami amankan akan kami limpahkan ke Satlantas Polres Lamongan untuk kami tindak dan tilang apabila tidak ada surat-surat yang lengkap,” tandasnya.

“Jadi konvoi ini awalnya berjudul hanya penggalangan dana dimana awal mula konvoi bergerak dari wilayah Kecamatan Sekaran mengalir menuju Desa Kendalkemlagi, Kecamatan Karanggeneng ke arah Selatan menuju ke Kecamatan Sukodadi,” sambungnya.

Polisi, tegas Bobby, akan memilah apakah ada di antara pelaku yang diamankan ini ada anak-anak atau tidak. Untuk pelaku konvoi akan dijerat dengan UU Lalulintas yang ditangani oleh Satlantas Polres Lamongan. Sementara, yang kedapatan membawa senjata tajam akan dijerat dengan UU Darurat.

“Akibat dari aksi konvoi tersebut telah terjadi pengeroyokan dengan menyebabkan 3 orang menjadi korban,” imbuhnya.

Menjaga kejadian serupa tidak terjadi lagi, Bobby mengimbau kepada orang tua untuk mengawasi putra putrinya agar jangan sampai salah pergaulan. Kalau memang ikut perguruan silat, Bobby mempersilahkan selama kegiatan tersebut positif. Bobby juga meminta guru dan sekolah untuk ikut melakukan pengawasan agar jangan sampai siswa di sekolahnya terlibat.

“Kami akan terus menggelar patroli agar kejadian serupa tidak terjadi lagi dan kami akan tegas menindak siapapun yang melanggar hukum,” pungkasnya.

Sumber: Detik.com