Madura

Pemerintah Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Kholil Bangkalan, Ahli Waris Terima di Istana

×

Pemerintah Anugerahkan Gelar Pahlawan Nasional untuk Syaikhona Kholil Bangkalan, Ahli Waris Terima di Istana

Sebarkan artikel ini

Wecarejatim.com – Pemerintah Republik Indonesia memberikan penghargaan tertinggi, gelar Pahlawan Nasional, kepada ulama besar asal Bangkalan, Syaikhona Muhammad Kholil.

Gelar itu diserahkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upacara kenegaraan di Istana Negara Jakarta pada Senin, 10 November 2025.

Mengacu pada Keputusan Presiden Nomor 116/TK/Tahun 2025 yang ditetapkan pada 6 November 2025, penganugerahan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa luar biasa dalam bidang pendidikan Islam.

Karena Syaikhona Kholil telah wafat, yang mewakili keluarga dan menerima penghargaan tersebut di Istana adalah R.H. Imron Amin, salah satu dzurriyah Syaikhona Kholil.

“Kami sangat bersyukur kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto yang telah mengapresiasi perjuangan Mbah Kholil dalam memajukan pendidikan Islam,” ujarnya penuh haru.

Selain Imron Amin, hadir pula Dimyati Muhammad sebagai keturunan ke-empat dari Syaikhona Kholil yang menyatakan bahwa penghargaan ini adalah buah dari perjuangan panjang delapan tahun pengusulan oleh keluarga dan tokoh Madura.

Upacara penyerahan berlangsung khidmat, dihadiri para ahli waris dari sepuluh tokoh lainnya yang turut dianugerahi Pahlawan Nasional pada kesempatan yang sama. Presiden Subianto secara simbolis menyerahkan piagam dan tanda kehormatan kepada masing-masing keluarga.

Di Bangkalan dan sekitarnya, masyarakat dan pengasuh pesantren menyambut baik keputusan ini. Mereka menilai bahwa penganugerahan ini bukan sekadar gelar, melainkan pengingat bahwa warisan keilmuan dan pengabdian Syaikhona Kholil tetap relevan bagi generasi sekarang.

Dengan tersematnya nama Syaikhona Muhammad Kholil sebagai Pahlawan Nasional, harapannya generasi muda Bangkalan dan Jawa Timur dapat meneladani semangat beliau: menggabungkan keilmuan agama dengan kecintaan terhadap bangsa.