Wecarejatim.com, Sidoarjo – Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mengajak masyarakat bergerak bersama untuk turut memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Pada momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2024 , Plt Bupati Sidoarjo Subandi mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif mencegah dan memberantas penyalahgunaan narkoba. Masyarakat harus berani melapor kepada pihak berwenang.
“Jika melihat ada peredaran atau penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing, segera laporkan ke aparat hukum,” kata Subandi, Kamis (27/6/24).
Pihaknya juga mengajak seluruh jajaran pemerintah, OPD, ASN, organisasi, sekolah, serta kepala desa ikut memberantas peredaran dan penyalahgunaan narkoba.
Kepala BNNK AKBP Gatot Soegeng Soesanto mengungkapkan telah menggalakkan sosialisasi ke sekolah-sekolah sudah untuk memberikan perhatian lebih kepada Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN).
“Insya Allah nanti saya juga hadir di sekolah-sekolah untuk memberikan pembekalan kepada anak didik kita,” kata Gatot.
Menurut Gatot, Presiden RI pernah menyatakan Indonesia darurat narkoba pada tahun 2015. Kejahatan narkoba merupakan kejahatan luar biasa. Sekaligus merupakan ancaman serius dan nyata karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Drug report tahun 2023 dari pusat data dan informasi BNN menyebutkan, Jawa Timur menempati peringkat pertama di Indonesia dengan jumlah kasus 7.060. Kemudian, Sumatera Utara dan Jakarta. Khusus untuk Sidoarjo, wilayah ini bisa dijadikan tempat transit karena di Sidoarjo ada bandara internasional.
“Kita harus mengubah mindset melalui intervensi dalam komunikasi. Koordinasi lintas sektor antara BNN dengan Forkopimda, OPD, serta instansi vertikal secara optimal terkait dalam upaya P4GN sesuai peran dan fungsi masing-masing di Kabupaten Sidoarjo,” katanya mengakhiri.






