Wecarejatim.com, Pasuruan – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) optimis banyak partai politik yang akan bergabung untuk mengusung KH. Abdul Mujib Imron sebagai Calon Bupati Pasuruan 2024-2029.
Plh Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan mengatakan, dalam waktu dekat, tiga partai politik akan merapat, menyusul rekomendasi yang lebih dulu dikeluarkan PKB dan Partai Nasdem.
”Parpol yang sudah resmi bergabung dan memberikan rekom belum lama ini kan Nasdem. Insya Allah tiga parpol lagi akan merapat ke PKB untuk mengusung Gus Mujib sebagai Calon Bupati Pasuruan 2024-2029,” kata Mas Dion -sapaannya, Sabtu (29/6/2024).
PKB dengan modal 14 kursi parlemen daerah menurut Dion sebenarnya sudah cukup syarat untuk mendaftarkan bakal calon bupati. Akan tetapi, partainya menginginkan terbentuknya koalisi besar yang akan mengusung Gus Mujib Bersama-sama.
”Ini juga untuk mengamankan kemenangan PKB ketiga kalinya untuk Kabupaten Pasuruan dalam pilkada,” sambungnya.
Saat ditanya dengan parpol mana saja, Dion menegaskan bahwa komunikasi telah dilakukan dengan Partai Demokrat, Partai Gelora dan PPP, menurut Dion, dan sudah final.
”Kami memang ingin memperluas koalisi, tidak hanya di empat partai ini saja,” terang dia.
Meski begitu, sejauh ini Dion belum membocorkan sosok calon yang akan menjadi wakil Gus Mujib. Selain menunggu terbentuknya koalisi, partainya juga akan melakukan jajak pendapat terkait figure-figur yang punya peluang sebagai partner politik Gus Mujib.
”Itu akan diketahui setelah survei, bagi kami siapa saja masih terbuka peluangnya. Bisa dari NU, partai koalisi, pengusaha, bisa juga dari internal PKB,” pungkasnya.
Senada dengan Dion, Gus Mujib juga masih enggan membicarakan siapa yang kira-kira bakal dipinang sebagai calon wakilnya. Kendati ia sendiri, cukup banyak menerima masukan dari berbagai pihak terkait kriteria, bahkan sosok bakal calon wakil. Termasuk kemungkinan berpasangan dengan Siti Salamah, Ketua DPD Partai Nasdem, karena satu-satunya partai selain PKB yang pertama kali mengeluarkan rekomendasi.
”Dengan siapa saja saya dekat, karena memang ingin menjaga hubungan baik dengan siapapun. Tetapi untuk saat ini, fokus membangun komunikasi politik secara konkret. Itu nanti akan menjadi keputusan bersama,” pungkasnya.
Sumber: RRI/Sy











