Rangkul Generasi Muda, PDI-P Pamekasan Perbarui Komposisi Kepengurusan

117 dilihat
IMG 20260510 WA0040
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Pamekasan – PDI Perjuangan di Kabupaten Pamekasan mulai memperbarui komposisi kepengurusan dengan memberi ruang lebih besar bagi generasi muda. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur partai sekaligus menyesuaikan diri dengan perubahan karakter pemilih.

Ketua DPC PDI Perjuangan Pamekasan, Taufadi, mengatakan penguatan organisasi menjadi fokus utama agar partai memiliki jangkauan yang merata di seluruh daerah pemilihan.

“Yang terpenting, kita harus punya perwakilan di setiap dapil di Kabupaten Pamekasan. Itu jadi fokus perjuangan ke depan,” ujarnya.

Ia menegaskan, kerja-kerja politik ke depan membutuhkan konsolidasi yang lebih solid hingga tingkat bawah. Tanpa struktur yang kuat, partai akan kesulitan menjaga dan memperluas basis dukungan.

“Kita harus bekerja keras agar posisi PDI Perjuangan di Pamekasan bisa sejajar dengan daerah lain di Madura,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Daniel Rohi, menyebut perubahan komposisi kepengurusan menjadi bagian dari strategi partai dalam merespons pergeseran demografi pemilih.

Menurutnya, porsi milenial dan perempuan dalam struktur partai kini diperbesar agar lebih representatif.

“Komposisi kepengurusan kita targetkan 20 persen dari kalangan milenial dan 30 persen keterwakilan perempuan. Dan itu sudah dipenuhi,” ujarnya.

Daniel menilai keterlibatan generasi muda bukan sekadar pelengkap, melainkan kebutuhan agar partai tetap relevan dengan perkembangan zaman.

“Ketika partai menempatkan teman-teman milenial, mereka akan merasa punya keterwakilan. Partai harus adaptif terhadap aspirasi anak muda,” lanjutnya.

Ia juga menekankan bahwa peran Gen Z akan semakin dominan dalam menentukan arah kebijakan ke depan.

“Ini era Gen Z. Semua partai harus bisa membaca apa yang mereka inginkan,” tegasnya.

Untuk memperkuat langkah tersebut, PDI Perjuangan Pamekasan akan melanjutkan pembentukan struktur hingga tingkat ranting dan anak ranting di desa-desa, sekaligus membekali kader agar memiliki kesamaan arah gerak di lapangan.

Pos Terkait

Pos Terkait