Ratusan Kantong Sampah Gili Ketapang Terkumpul Saat Aksi Mengabdi Pada Negeri

183 dilihat
j1vbfk2bgfh1ph8
A-AA+A++

Wecarejatim.com, Kediri – Sebanyak 118 kantong sampah terkumpul oleh ratusan relawan pada acara Mengabdi Pada Negeri #1 ‘Clean Up World Campaign & Coastal Clean’ di Pulau Gili Ketapang, yang dilakukan oleh ratusan relawan dari berbagai komunitas peduli lingkungan di Jawa Timur pada Sabtu (15/9/2024), Minggu (16/9/2024).

Septa Cendra Gumelar, Ketua Pelaksana Mengabdi Pada Negeri mengatakan, sampah yang terkumpul tersebut mencapai 1,4 ton.

“Sampah-sampah yang telah terkumpul itu kita giring menggunakan moda transportasi kapal ke Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo, untuk kemudian di bawa menuju tempat pembuangan akhir (TPA) Seboro. Dari 118 kantong yang terkumpul, berat totalnya terhitung 1,4 ton,” jelas Septa Kamis (19/9/2024).

Di kesempatan yang sama, Sekretaris Desa Gili Ketapang, Ismail, mewakili seluruh perangkat desa dan masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada para relawan.

“Kami berharap aksi ini akan memberikan dampak kepada tumbuhnya kesadaran terhadap menjaga kebersihan lingkungan masyarakat di Pulau Gili Ketapang,” katanya.

Sementara itu, Hermansyah, dari Rumah Zakat Banyuwangi turut mengapresiasi aksi yang diinisiasi oleh komunitas Lingkar Cakrawala, pihak-pihak terkait lainnya, dan relawan-relawan yang turun langsung ke lapangan untuk membersihkan sampah-sampah di pesisir pantai Pulau Gili Ketapang.

“Kami sampaikan terima kasih atas semangatnya, kami juga berterima kasih kepada masyarakat setempat yang telah menyambut dengan baik kedatangan kami di sini, antusiasme mereka yang terus membersamai kami dalam kegiatan ini sangat luar biasa. Semoga kegiatan yang kita lakukan ini dapat menambah semangat masyarakat setempat untuk lebih sadar terkait pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Herman.

Semangat dan antusiasme ini juga diutarakan oleh para relawan dalam kegiatan tersebut. Rifki dari Rumah Zakat Malang, dan Faiqoh, dari Relawan Kemandirian Surabaya, misalnya.

“Ini merupakan pengalaman pertama dan sangat berharga untuk kami. Semoga program semacam ini terus berkelanjutan, dan kami bisa terus membantu untuk menyuarakan kepada masyarakat, mengedukasi mereka, agar lebih aware untuk menjaga lingkungannya,” ucap keduanya.

Pos Terkait

Pos Terkait