Wecarejatim.com, Banyuwangi – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 yang mengguncang wilayah Banyuwangi, Situbondo, hingga Bali pada Kamis (25/9/2025), meninggalkan kerusakan cukup parah.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan sebanyak 137 rumah terdampak.
Rincian kerusakan mencakup 56 rumah rusak berat, 20 rusak sedang, dan 61 mengalami kerusakan ringan. Sekitar 550 jiwa tercatat terdampak gempa ini, meski tidak ada laporan korban jiwa maupun luka.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama BNPB telah menyalurkan bantuan darurat berupa tenda, sembako, selimut, matras, hingga terpal untuk kebutuhan warga. Dapur umum juga didirikan untuk memastikan kebutuhan logistik tercukupi.
“Situasi pascagempa relatif terkendali. Layanan kesehatan dipastikan siaga 24 jam,” ujar Abdul dalam keterangan resminya, Minggu (28/9/2025).
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Jawa Timur berencana membantu perbaikan rumah dengan dukungan material bangunan seperti semen, pasir, dan batu bata, agar warga bisa segera menata kembali kehidupan mereka.












