BangkalanBeritaMaduraPendidikan

UTM Bangkalan Masuk 9 Besar Kampus Terbaik Jatim, Rektor: Terus Berbenah Menuju Kelas Dunia

×

UTM Bangkalan Masuk 9 Besar Kampus Terbaik Jatim, Rektor: Terus Berbenah Menuju Kelas Dunia

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 04 04 190337
Foto Prof Syafi' Rektor UTM bersama Mahasiswa Berprestasi

WECAREJATIM.COM | BANGKALAN – Prestasi membanggakan kembali diraih Universitas Trunojoyo Madura (UTM). Kampus negeri yang berada di Bangkalan ini berhasil menempati peringkat 9 kampus terbaik di Jawa Timur versi Webometrics edisi Januari 2026.

Capaian tersebut disampaikan langsung oleh Rektor UTM, Safi, dalam Rapat Senat Terbuka Wisuda XLI Program Sarjana dan Magister yang digelar di Gedung Pertemuan UTM, Desa Telang, Kecamatan Kamal, Sabtu (4/4/2026).

Di hadapan 756 wisudawan, Prof Safi’ menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika dalam meningkatkan kualitas kampus secara berkelanjutan.

“Di tingkat Jawa Timur, kami masuk 10 besar terbaik, tepatnya peringkat 9 versi Webometrics dari sekitar 350 perguruan tinggi. Ini hasil dari ikhtiar bersama dalam memperbaiki layanan akademik dan non-akademik,” ujarnya disambut tepuk tangan para wisudawan.

Ia menjelaskan, selain capaian di tingkat regional, posisi UTM di kancah global juga terus menunjukkan tren positif. Saat ini, UTM telah menembus peringkat 1.600 dunia, meningkat signifikan dari sebelumnya yang berada di kisaran 4.000 dunia.

Untuk memperkuat daya saing internasional, UTM juga tengah mempersiapkan diri mengikuti pemeringkatan dunia seperti QS World University Rankings dan Times Higher Education World University Rankings.

“Insyaallah akhir tahun ini hasilnya akan keluar. Semoga bisa semakin membanggakan dan mengangkat posisi UTM di tingkat global,” tambahnya.

Di sisi pengembangan akademik, UTM terus melakukan ekspansi dengan membuka program studi baru. Selama periode 2025–2026, sebanyak 12 program studi telah mendapatkan izin operasional. Saat ini UTM memiliki total 46 program studi dari tujuh fakultas, termasuk lima program doktoral dan 12 program magister.

“Kami menargetkan pada tahun 2026 jumlah prodi bisa mencapai 60. Ini bagian dari komitmen kami untuk memperluas akses pendidikan tinggi dan meningkatkan kualitas SDM,” jelas Prof Safi’.

Tak hanya itu, UTM juga tengah bersiap membuka Fakultas Kedokteran yang saat ini tinggal menunggu tahapan visitasi lapangan. Jika seluruh proses berjalan lancar, fakultas tersebut ditargetkan mulai menerima mahasiswa baru pada tahun ini melalui jalur mandiri.

Dalam wisuda kali ini, jumlah wisudawan didominasi oleh perempuan sebanyak 500 orang, sementara laki-laki sebanyak 256 orang.

Di akhir sambutannya, Rektor berpesan kepada para lulusan agar terus belajar dan menjaga kerendahan hati meskipun telah menyandang gelar sarjana.

“Studi boleh selesai, tapi belajar tidak pernah berhenti. Di manapun kita berada, jadikan itu sebagai tempat belajar. Dengan siapapun kita bertemu, jadikan sebagai guru,” pesannya.

Ia juga mengingatkan agar para lulusan tidak terjebak dalam sikap sombong, melainkan tetap rendah hati agar terus terbuka terhadap ilmu dan pengalaman baru.

Dengan berbagai capaian dan rencana pengembangan tersebut, UTM semakin memperkuat posisinya sebagai perguruan tinggi yang terus bertumbuh dan berorientasi menuju kampus berkelas dunia.