Regional

Wagub Jatim Respon Ulama NU Cegat Tembakau Luar Madura

×

Wagub Jatim Respon Ulama NU Cegat Tembakau Luar Madura

Sebarkan artikel ini
IMG 3761

Wecarejatim.com- Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak merespons aspirasi para ulama NU dan petani tembakau Madura dengan serius.

Wagub akan segera membahas dengan jajaran pemprov untuk melaporkan ke Gubernur langkah sesuai kewenangan pemprov dalam mengatasi praktik penyamaran produk tembakau Madura.

”Kami akan mengambil langkah konkret untuk mencegah dan menekan masuknya tembakau luar ke Madura, paling bagus tindakan itu dilakukan sebelum melintasi Jembatan Suramadu akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu,” tegas Wagub Emil.

Dia menjelaskan, volume tembakau di Indonesia pada 2022 disumbang dari Jawa Timur sebesar 100.600 ton. Dari jumlah tersebut, Pamekasan menduduki peringkat kedua penghasil tembakau dengan areal perkebunan paling luas yakni 13.928 hektare.

Terkait mekanisme penindakan, Emil menyatakan, belum bisa memberikan penjelasan secara detail. Sebab, masih akan melakukan koordinasi intens dengan gubernur dan dinas terkait.

Wagub mengusulkan kepada para petani tembakau Jatim untuk mendaftarkan diri dalam kepesertaan BPJS Kesehatan melalui Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau (DBHCT).

”Saya mengusulkan DBHCT yang diterima daerah penghasil tembakau dikembalikan lagi kepada petani tembakau agar bisa masuk kepesertaan BPJS Kesehatan,” ungkap Emil.

Dia menambahkan, penggunaan dan pemanfaatan DBHCT di Jatim mengikuti ketentuan sebagaimana diatur dalam PMK Nomor 215/PMK.07/2021 yang terbagi pada 50 persen bidang kesejahteraan masyarakat, 40 persen di bidang kesehatan, dan 10 persen bidang penegakan hukum.

Sumber:Jawaposcom//Redaksi