Regional

Pelaku UMKM Jatim Curhat ke Wamendag RI: Perketat Pengawasan Barang Impor

×

Pelaku UMKM Jatim Curhat ke Wamendag RI: Perketat Pengawasan Barang Impor

Sebarkan artikel ini

Wecarejatim.com, Surabaya – Para pelaku UMKM di Jawa Timur nampak antusias menyampaikan harapan dan masukannya kepada Wakil Menteri Perdagangan DR. Jerry Sambuaga dalam Dialog dengan UMKM di Jawa Timur, pada Senin, (22/4) di Surabaya.

Kesempatan tersebut dimanfaatkan para pelaku UMKM untuk sharing session terkait tantangan dan potensi produk UMKM.

Siti Khadijah misalnya, pelaku UMKM minuman tradisional di Surabaya itu berharap ada pendampingan hukum dari Dinas maupun Kementrian bagi pelaku UMKM khususnya terkait duplikasi produk.

“Kami berharap adanya dukungan dan pendampingan hukum bagi UMKM jika ada duplikasi produk atau merek oleh orang lain. Karena tidak sedikit terjadi kasus dimana nama produk Kami digunakan oleh orang lain.” ujarnya.

Sementara itu, Rony Ketua Asosiasi Perajin Kulit Jawa Timur menyampaikan harapannya agar Pemerimtah Pusat maupun Propinsi bisa mewujudkan supermarket UMKM di Luar Negeri.

“Jika ini terwujud maka program eksport UMKM akan semakin mudah sebab wadahnya sudah ada. Syukur-syukur Jawa Timur bisa mendahului. ” ujarnya.

Ia menambahkan, terkait produk alas kaki dan produk kulit, dengan adanya produk jadi impor mengakibatkan kompetisi yang luar biasa.

“Kami berharap ada pengetatan barang jadi impor seperti halnya tas, sepatu hingga barang bekas yang segmen middle.” lanjutnya.

Wakil Menteri Perdagangan DR. Jerry Sambuaga menyampaikan, kemendag akan mengakomodir dan memfollow up keinginan pelaku UMKM di Jawa Timur di setiap level. Guna mendukung UMKM di Jawa Timur bisa ekspor, lanjutnya, kemendag telah memiliki Balai pelatihan ekspor yang bisa dimanfaatkan oleh pelaku UMKM.

“Silahkan manfaatkanlah Balai pelatihan ekspor. Itu semuanya gratis, pendampingan, akurasi, advokasi dan pelatihan. tujuannya agar pelaku ekspor khususnya UMKM bisa menemukan buyer di luar negeri.” terangnya