Wecare Jatim- DPW PPP Jawa Timur membeberkan keuntungan yang bisa didapat oleh calon presiden (capres) PDI Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo jika menggandeng Sandiaga Salahudin Uno sebagai calon wakil presiden (cawapres). Sandiaga disebut bisa menutup lubang suara Ganjar Pranowo di wilayah Madura dan Tapal Kuda.
“Kita tahu di Pilpres 2019 lalu saat Sandiaga menjadi cawapres dari Prabowo Subianto, di wilayah Tapal Kuda, Madura bisa menang telak atas Pak Jokowi,” jelas Wakil Ketua DPW PPP Jatim Mujahid Ansori.
“Belajar dari Pilpres 2019 lalu, sangat pas rasanya jika nanti Sandiaga mendampingi Ganjar, karena kalau di Jatim saja bisa membantu mendapat suara yang banyak di Tapal Kuda dan Madura. Saya yakin sangat signifikan suara ke Sandiaga di wilayah itu,” lanjutnya.
Bagi Mujahid, Sandiaga bisa melengkapi Ganjar. Jika Ganjar bisa mendapat suara maksimal di wilayah Arek dan Mataraman, Sandiaga bisa meraih suara signifikan di wilayah Madura dan Tapal Kuda.
“Jadi saling melengkapi. Wilayah Tapal Kuda dan Madura ini banyak sekali basis pondok pesantren. Dan sosok Sandi ini sangat religius sebagai keturunan sultan Gorontalo. Waktu gabung PPP, bacaan Al-Qur’an Sandi luar biasa,” katanya.
Lebih lanjut, mantan anggota DPRD Jatim ini menyebut Sandiaga juga memiliki ceruk milenial dan emak-emak yang bisa mengantar Ganjar Pranowo menang Pilpres 2024 satu putaran.
Diketahui, PDIP menargetkan 70% angka kemenangan di Jawa Timur. Wilayah Tapal Kuda dan Madura menjadi fokus dari PDIP untuk memenangkan Ganjar.
Pada Pilpres 2019 lalu, perolehan PDIP dengan capres Jokowi kalah di daerah Tapal Kuda dan Madura. Yakni di Bondowoso, Situbondo, Sampang, Pamekasan, dan Sumenep.
Sumber:Detikcom//Redaksi







