Wecarejatim.com, Surabaya – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Jawa Timur meluncurkan Program Penguatan Modal UMKM. Hal ini sebagai upaya mendukung pelaku usaha mikro agar terbebas dari jeratan rentenir.
Ketua Baznas Jatim KH. Ali Maschan Moesa menyampaikan, bantuan modal usaha yang diberikan selain berupa uang tunai juga berupa peralatan usaha. Baznas Jatim juga memberikan beasiswa kepada siswa SMA dengan total penerima 1.000 siswa sebesar Rp1 miliar.
“Besarannya pun beragam, hari ini misalnya kita serahkan secara simbolik ke UMKM z-auto berupa seperangkat peralatan bengkel/otomotif senilai Rp20 juta dan ke UMKM z-chicken berupa gerobak dan perabotan daging senilai Rp9 juta. Untuk beasiswa, Per siswa diberikan uang tunai senilai Rp1 juta per tahun,” ungkap KH. Ali Maschan Moesa, Kamis (19/9/2024).
Menurutnya program Baznas Jatim yang diserahkan dalam kesempatan ini antara lain Beasiswa SKSS dengan Total bantuan Rp2,6 Milyar.
Kemudian Beasiswa SMA dengan total bantuan Rp1 Milyar, Z-Chicken total bantuan Rp. 2,25 milyar, Z-Auto total bantuan Rp600 juta, dan Z-Coffee berupa Stok Kopi Bubuk.
Sementara Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur Adhy Karyono menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Baznas Jatim yang selama ini telah membantu pemerintah dalam penanganan kemiskinan di Jawa Timur.
“Salah satu strategi atau kebijakan dalam upaya pengurangan kemiskinan adalah bagaimana kita mendorong peningkatan penghasilan atau pendapatan bagi masyarakat miskin. Namun, selain itu juga dengan pemberian bantuan yang sifatnya ekonomis produktif baik berupa akses permodalan maupun bantuan alat produksi,” kata Adhy.”
“Untuk itu, program penguatan modal bagi UMKM yang dilakukan Baznas Jatim ini, sejalan dengan upaya Pemprov Jatim dalam peningkatan pendapatan masyarakat serta memperkuat akses permodalan terutama bagi UMKM. Yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengurangi kemiskinan,” imbuhnya.
Launching ditandai dengan penyerahan secara simbolis program Baznas Jatim oleh Pj. Gubernur Adhy didampingi Ketua Baznas Jatim KH. Ali Maschan Moesa kepada lima perwakilan penerima program yang dilanjutkan dengan pemukulan gong.







