Hukum & KriminalSampang

Buntut Kasus Korupsi Bansos Gunung Rancak, Kejari Sampang: Bakal Ada Tersangka Baru

65
×

Buntut Kasus Korupsi Bansos Gunung Rancak, Kejari Sampang: Bakal Ada Tersangka Baru

Sebarkan artikel ini
Kasipidsus Kejari Sampang 3246027233

Wecarejatim.com, Sampang – Kejaksaan Negeri Sampang akan menetapkan Tersangka baru kasus dugaan korupsi bantuan sosial Desa Gunung Rancak, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, Rabu (06/12/2023)

Hal itu diungkapkan Kasi Intel Kejari Sampang, Tri Satrio saat menemui massa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Sampang Bersatu (AMSB) serta warga Gunung Rancak.

Satrio meminta masyarakat dan para demonstran bisa bersabar, sebab pihaknya sedang memproses kasus tersebut hingga titik akhir.

“Tolong sabar. Semua ada prosesnya, saya tidak mau menyebutkan siapa Tersangka barunya. Tapi, dalam waktu dekat akan kita umumkan siapa saja yang terlibat dalam kasus korupsi bansos ini,” ungkapnya.

Tri mengaku bila Kejari Sampang tak pernah gentar oleh intervensi pihak manapun.

“Kami tidak takut diintervensi oleh manapun,” terang Satrio.

Sebelumnya ribuan massa dari AMSB dan warga Gunung Rancak membawa sejumlah tuntutan, salah satunya menetapkan Kepala Desa Gunung Rancak, Muhammad Juhar, sebagai tersangka kasus korupsi dana bansos.

“Kejari Sampang sudah menyita uang sekitar 260 Juta dari korupsi bansos,” teriak Hanafi saat membacakan tuntutan.

Ia juga mengapresasi atas langkah Kejari Sampang setelah menetapkan Bendahara Desa Gunung Rancak, inisial (S) sebagai tersangka. Oleh sebab itu, masyarakat mempertanyakan peran Kepala Desa dalam penyaluran BLT DD ketika tak kunjung ada kejelasan dalam kasus dugaan korupsi.

Kalau hanya Bendahara yang jadi tersangka lalu bagaimana dengan Kadesnya,” tanya dia saat berorasi.

Masyarakat berharap, Kejari Sampang terus menyapu bersih oknum-oknum mafia bansos. Pasalnya, oknum itu dengan rasa tega mengambil hak-nya warga.

“Dua tahun sejak dilaporkan baru satu orang (Bendahar) jadi tersangka, masyarakat berharap Kepala Desa dijadikan tersangka juga atas kasus dugaan tindak pidana korupsi BLT DD,” ungkapnya.