BangkalanBeritaMaduraRegional

Dirjen Dikti Dorong UTM Jadi Kampus Berdampak

×

Dirjen Dikti Dorong UTM Jadi Kampus Berdampak

Sebarkan artikel ini
Screenshot 2026 02 21 08 16 20 80 6012fa4d4ddec268fc5c7112cbb265e7

Wecarejatim.com | BANGKALAN — Universitas Trunojoyo Madura (UTM) mendapat arahan kuat dari Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek RI, Khairul Munadi, untuk memperkuat peran kampus sebagai institusi berdampak nyata dan lokomotif transformasi di Madura. Arahan itu disampaikan dalam acara “Transformasi Ekosistem Akademik Menuju Kampus Adaptif, Unggul, dan Berdampak” di Aula Graha Utama UTM, Jumat (20/2/2026).

Rektor UTM, Prof. Dr. Safi’, mengatakan kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penyelarasan visi pendidikan tinggi nasional dengan strategi UTM.

 “Kehadiran Bapak Dirjen menjadi energi baru bagi kami untuk terus berbenah dan bertransformasi,” tutur Safi’. Ia menambahkan komitmen UTM bukan hanya unggul secara akademik, tetapi juga menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat Madura.

Safi’ juga memaparkan sejumlah capaian kampus sepanjang tahun 2025, termasuk pembukaan sembilan program studi baru dan rencana pengembangan layanan pendidikan seperti pendirian Fakultas Kedokteran.

Pada sesi inti acara, Dirjen Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, menjelaskan tantangan pendidikan tinggi di era global dan transformasi sosial-ekonomi, sekaligus menegaskan arah kebijakan Kampus Berdampak.

“Perguruan tinggi tidak lagi cukup menjadi pusat keunggulan akademik, tetapi harus menjadi pusat transformasi sosial,” ucapnya.

Menurut Khairul, kampus tidak hanya berperan dalam pengajaran dan penelitian, tetapi juga harus aktif menyelesaikan persoalan lokal melalui riset terapan, digitalisasi, dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan. Hal ini dinilai penting dalam menyokong agenda pendidikan tinggi yang relevan dengan perkembangan zaman sekaligus memberikan dampak positif bagi masyarakat.