News

Keluarga Korban Pencabulan Masih Trauma, Polres Sampang Diduga Biarkan DPO Keliaran

×

Keluarga Korban Pencabulan Masih Trauma, Polres Sampang Diduga Biarkan DPO Keliaran

Sebarkan artikel ini
IMG 20251030 WA0039
Kapolres Sampang saat dimintai keterangan oleh sejumlah awak media

Wecarejatim.com, Sampang – Keluarga korban pencabulan di Robatal Sampang disebut masih trauma.

Hal itu diutarakan Ketua MDW Sampang, Siti Farida, Kamis (30/10/2025). Dia menyayangkan kinerja polisi yang justru terkesan membiarkan tersangka berkeliaran.

“Laporan sudah masuk sejak tiga bulan lalu, namun pelaku masih bebas berkeliaran, sementara pihak kepolisian hanya memberikan janji tanpa bukti,” terang Siti Farida.

Kata dia, laporan resmi kasus asusila itu sudah masuk di meja polisi Polres pada 30 Juli 2025 lalu. Namun, sayangnya polisi terkesan abai. Sementara korban dan pihak keluarga terus menanggung beban tanpa kepastian hukum.

“Bagaimana mungkin kasus seberat ini dibiarkan menggantung? Korban butuh keadilan, bukan janji,” tegasnya

Farida menyebut sikap aparat bertentangan dengan UU Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) yang menekankan perlindungan cepat dan berpihak pada korban.

“Kalau memang serius, menangkap pelaku tidak sulit. Polri punya perangkat intelijen canggih, tapi mengapa pelaku masih bebas?,” sindirnya.

Terpisah, Kapolres Sampang AKBP Hartono menegaskan pihaknya terus berupaya melacak keberadaan pelaku.

“Pelaku sudah dinyatakan DPO dan terus berpindah tempat, sehingga agak sulit dilacak,” ujarnya usai sertijab di Mapolres Sampang, Rabu (29/10/2025).

Hartono juga meminta peran masyarakat untuk membantu memberikan informasi keberadaan Basir, dengan imbalan penghargaan bagi pelapor. Pelaporan dapat dilakukan ke Kanit PPA Satreskrim Polres Sampang melalui nomor 085694778740.

“Kami sudah minta bantuan dari berbagai pihak. Siapa pun yang membantu menangkap Basir akan diberi penghargaan,” pungkasnya (Mansur/Mid)