Nasional

Restu Kiai Khos Situbondo Untuk Ganjar – Mahfud

×

Restu Kiai Khos Situbondo Untuk Ganjar – Mahfud

Sebarkan artikel ini
IMG 5882

Wecarejatim.com- Perebutan massa pendukung terus dilakukan tim pemenangan capres-cawapres. Termasuk juga Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud yang melakukan grilya dengan tujuan silaturahmi dan memohon doa restu ke sejumlah kiai khos di Kabupaten Situbondo.

Silaturahmi ini dipimpin oleh Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi dan Komjen Pol (purn) Luki Hermawan, Deputi Kinetik Teritorial TPN Ganjar-Mahfud, pada Minggu (12/11/2023).

Dalam agenda yang berlangsung dari pagi hingga malam itu, mereka mendatangi Ponpes Salafiyah Safiiyah dan bertemu dengan KH Azaim Ibrahimy dan KH Afifuddin Muhajir, Ponpes Salafiyah Safiiyah sendiri berada di wilayah Sukorejo, Situbondo.

Setelah itu, TPN Ganjar-Mahfud bersilaturahmi ke pengasuh Ponpes Darul Mubtadiin, Blitok, Bunhatan, Situbondo, dan bertemu dengan KH Furqon Al Kayyis. Silaturahim juga dilakukan ke Ponpes Nurul Jadid, Paiton, bertetemu KH. Hamid.

Setelah itu mereka menuju ke Ponpes Miftahul Ulum 2, Besuki, sowan dengan KH Muhaimin A Rozaq, rombangan juga sowan KH Abdul Wahid pengasuh Ponpes Al-Ishlah Besuki.

Saat di Ponpes Darul Mubtadiin, Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi menyampaikan, ada 5 juta anak anak bangsa belajar di pondok pesantren dalam semua tingkatan. Menurutnya, ini adalah kekuatan besar bagi bangsa Indonesia di masa depan.

“Ini kekuatan besar memaksimalkan bonus demografi, maka santri itu harus benar-benar memiliki kualitas yang baik dan unggul,” kata Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Majdi.

Karena itu, Ganjar-Mahfud memiliki program kerja untuk peningkatan kualitas pendidikan. Salah satunya memfasilitasi para santri oleh pemerintah dengan beasiswa maupun dana bantuan pendidikan dan penelitian.

“Pengetahuan, ilmu dan pendidik yang mereka perlukan terus didorong agar bisa menggelola Indonesia dengan baik dan mampu bersaing ditingkat global,” sebut mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Selain itu ia juga menyinggung, pasca 2024 mendatang untuk menyongsong Indonesia emas, perlu trobosan hukum dan penegakan keadilan. Sosok dan kokitmen tersebut ada di sosok Mahfud MD sebagai calon wakil presiden yang mendampingi Capres Ganjar Pranowo.

Dan ternyata hal itu juga yang disinggung oleh para kiai khos saat bertemu dengan TGB dan Luki. Para Kiai Khos Situbondo sangat ingin penegakan hukum di Indonesia dilakukan dengan tajam dan berani.

Pertemuan dengan para kiai di Situbondo, kata Luki, juga menghasilkan banyak sekali insight bagi TPN maupun bagi Ganjar-Mahfud. Banyak pesan-pesan khusus dari para kiai pada Ganjar-Mahfud. Seperti misalnya peningkatan kualitas pendidikan untuk pesantren, penegakan hukum yang totalitas, hingga intensif bagi guru-guru di lembaga pendidikan agama.

Tidak hanya berhenti sampai Situbondo saja, Luki mengaku akan terus bergerak dan keliling ke kiai-kiai khos setiap wilayah, untuk meminta doa dan restunya bagi Ganjar Pranowo dan Mahfud MD.

“Dukungan positif di Situbondo menjadi salah satu modal dasar saya untuk terus melakukan door to door di wilayah Jawa Timur ini. Mudah-mudahan apa yang disampaikan oleh para kiai ini bisa terwujud. Untuk tugas-tugas dari para kiai sudah kami sampaikan ke Pak Ganjar-Mahfud. Tinggal kita banyak berdoa untuk kelancaran Ganjar-Mahfud,” katanya.

Salah satu kiai khos yang sudah isyaratkan dan blak-blakan dukung Ganjar-Mahfud adalah KH Afifuddin Muhajir Pengasuh Ponpes Salfiyah Syafi’iyah Sukorejo, Situbondo.

Terkait dengan pertarungan di Pilpres nanti, Kiai Afif memberikan pesan khusus kepada Ganjar-Mahfud agar tetap dalam lindungan Allah SWT dan diberikan kelancaran serta mendapatkan hal yang diinginkan. Ia ingin Ganjar-Mahfud tidak lupa Al-Quran dan Shalawat.

“Barangkali kalau dari segi bacaan (ijazah khusus) tidak ada ya. Tapi ada hal yang lebih baik dari itu, yakni membaca Al-Qur’an dan solawat. Harus tetap di situ,” pungkasnya.

Sumber:IDNtimescom//Redaksi